Ayi Subarna Nahkodai Bank BJB, Langsung Gas Perkuat Kredit dan UMKM

Rabu, 29 April 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ayi Subarna, Direktur Utama Bank BJB (Dok Ist)

Ayi Subarna, Direktur Utama Bank BJB (Dok Ist)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN — Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) resmi menunjuk Ayi Subarna sebagai Direktur Utama Bank BJB. Penetapan berlangsung di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026).

Usai menerima amanah tersebut, Ayi langsung menyiapkan langkah cepat untuk memperkuat fondasi bisnis bank. Ia menegaskan manajemen akan meningkatkan kualitas aset, memperketat seleksi kredit, dan mempercepat transformasi Bank BJB menjadi bank yang kuat di sektor transaksi perbankan.

Ayi menilai pergantian jajaran direksi dan komisaris menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan menyeluruh. Ia mendorong perbaikan tata kelola perusahaan sekaligus memperkuat kolaborasi internal agar kinerja perusahaan mampu memberikan hasil terbaik bagi pemegang saham.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Genjot Kredit Ritel dan UMKM

Manajemen langsung mengarahkan fokus bisnis ke segmen ritel dan pelaku UMKM, terutama di wilayah Jawa Barat. Ayi menegaskan Bank BJB akan memperluas pembiayaan bagi pelaku usaha kecil dan menengah guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menilai penguatan UMKM menjadi strategi utama untuk memperbesar basis nasabah sekaligus menjaga kualitas portofolio kredit. Bank BJB akan memprioritaskan pembiayaan sektor produktif agar pertumbuhan bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.

Dividen Naik, Target Lebih Tinggi

RUPST juga menyetujui pembagian dividen hampir Rp900 miliar. Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp860 miliar. Ayi menargetkan tren kenaikan dividen terus berlanjut meski kondisi ekonomi global masih menantang.

Manajemen menyiapkan target tambahan dividen Rp400–500 miliar pada periode berikutnya. Bahkan, Ayi membuka peluang nilai dividen menembus Rp1 triliun jika kinerja perusahaan terus menunjukkan perbaikan.

Perbesar Dana Murah

Selain memperkuat kredit, Bank BJB menata ulang struktur pendanaan. Manajemen berencana meningkatkan porsi dana murah (CASA) hingga 57 persen. Di saat yang sama, bank akan mengurangi ketergantungan pada dana deposan besar yang selama ini masih dominan.

Langkah ini diharapkan mampu menekan biaya dana, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat likuiditas. Dengan strategi tersebut, Bank BJB menargetkan pertumbuhan yang lebih agresif sekaligus menjaga stabilitas kinerja di industri perbankan nasional. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg 1 Oktober 2026, Cek Daftar Lengkap per Provinsi
Pemkot Bandung Kaji Ulang Investasi Revitalisasi Pasar Baru Rp800 Miliar
iPhone 18 Pro Dibanderol Rp21 Juta, Siapa yang Cocok Membelinya?
Dolar AS Menguat ke Rp17.749 Usai The Fed Naikkan Suku Bunga
Harga Emas Antam Hari Ini di Pegadaian Naik, Cek Daftar Lengkap 17 September 2026
Berapa Lama BBM Bisa Disimpan? Dosen UGM Ungkap Batas Waktunya
Tarif Listrik September 2026 Tetap, Ini Daftar Harga per kWh Semua Golongan
WhatsApp Hentikan Dukungan Android 5 Mulai Hari Ini, Cek HP yang Terdampak

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg 1 Oktober 2026, Cek Daftar Lengkap per Provinsi

Rabu, 23 September 2026 - 12:00 WIB

Pemkot Bandung Kaji Ulang Investasi Revitalisasi Pasar Baru Rp800 Miliar

Jumat, 18 September 2026 - 17:00 WIB

iPhone 18 Pro Dibanderol Rp21 Juta, Siapa yang Cocok Membelinya?

Kamis, 17 September 2026 - 12:00 WIB

Dolar AS Menguat ke Rp17.749 Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Kamis, 17 September 2026 - 07:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini di Pegadaian Naik, Cek Daftar Lengkap 17 September 2026

Berita Terbaru