Barcode BBM Subsidi Tiba-tiba Hilang! Pertamina Akhirnya Buka Suara

Senin, 27 April 2026 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Aplikasi My Pertamina (Pertamina)

Ilustrasi Aplikasi My Pertamina (Pertamina)

KABAR PAJAJARAN – Keluhan terkait hilangnya barcode BBM subsidi mendadak ramai diperbincangkan masyarakat. Banyak pengguna yang sebelumnya telah terdaftar dalam program Subsidi Tepat kini harus mengulang proses pendaftaran dari awal setelah barcode mereka menghilang tanpa pemberitahuan.

Barcode yang biasa digunakan untuk membeli Solar maupun Pertalite melalui aplikasi MyPertamina atau situs resmi dilaporkan tidak lagi muncul di akun pengguna. Kondisi ini membuat masyarakat bingung, terutama mereka yang bergantung pada BBM subsidi untuk aktivitas harian.

Salah satu pengguna yang mengalami kejadian tersebut adalah Narendra Wicaksana (27), warga Jakarta Timur. Ia mengaku baru mengetahui barcode miliknya hilang setelah menerima notifikasi pada 22 April 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya cek di situs Subsidi Tepat, ternyata sejak 19 April sudah diminta daftar ulang,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Narendra langsung mengikuti instruksi pendaftaran ulang. Namun, pengajuannya justru ditolak setelah menunggu beberapa hari.

“Pengajuan saya tanggal 22 April, tapi pada 26 April baru tahu kalau permintaan ditolak,” katanya.

Fenomena ini tidak hanya dialami satu orang. Sejumlah pengguna lain juga melaporkan kejadian serupa dalam beberapa hari terakhir.

Ilustrasi barcode Pertamina untuk beli Biosolar. Cara daftar barcode Biosolar Pertamina. Daftar barcode Pertamina Biosolar online. (Foto Humas Pertamina)

Menanggapi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga memastikan pihaknya tengah melakukan pembaruan dan penyesuaian data konsumen. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Dumatubun, menyebut hilangnya barcode berkaitan dengan proses pembersihan data secara berkala.

“Kami melakukan cleansing system karena ada data konsumen yang belum lengkap atau belum sempurna,” jelasnya.

Ia menegaskan konsumen yang barcode-nya hilang tetap bisa mengakses BBM subsidi setelah melakukan verifikasi ulang. Pertamina juga meminta masyarakat menghubungi call center 135 untuk memastikan data sesuai persyaratan.

Dengan proses verifikasi ini, Pertamina menegaskan hanya konsumen yang memenuhi kriteria yang akan tetap menerima akses BBM subsidi.

Bagi masyarakat yang mengalami kendala serupa, Pertamina meminta pengguna segera melakukan pendaftaran ulang melalui situs Subsiditepat atau aplikasi MyPertamina. Pengguna juga diminta memastikan seluruh data, termasuk nomor polisi kendaraan, telah diisi dengan benar agar pengajuan tidak kembali ditolak. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya
PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Selasa, 3 November 2026 - 10:18 WIB

Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 2 November 2026 - 20:00 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan

Berita Terbaru