Menurut Dadan, tren penurunan mulai terasa sejak awal tahun dan terus berlanjut hingga saat ini. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari perubahan tren wisata, kondisi ekonomi masyarakat, hingga meningkatnya persaingan destinasi wisata baru di kawasan Bandung Raya.
“Penurunan ini terjadi bertahap setiap bulan. Rata-rata mencapai 40 persen dibanding periode sebelumnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada hari-hari biasa jumlah pengunjung yang datang tidak seramai tahun lalu. Lonjakan pengunjung kini hanya terlihat pada akhir pekan atau musim liburan tertentu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dampak ke Operasional Wisata
Sepinya kunjungan tentu berdampak pada operasional destinasi wisata. Pengelola harus melakukan penyesuaian pada berbagai aspek, termasuk promosi dan penyusunan program kegiatan agar tetap menarik minat wisatawan.
Meski demikian, pihak pengelola tetap berupaya menjaga kualitas layanan dan fasilitas agar pengalaman wisata tetap optimal bagi pengunjung yang datang.

Strategi Promosi dan Harapan ke Depan
Untuk mengatasi penurunan tersebut, manajemen tengah menyiapkan berbagai strategi promosi, termasuk kolaborasi dengan komunitas, penyelenggaraan event tematik, serta peningkatan aktivitas digital marketing.
Dadan optimistis jumlah wisatawan akan kembali meningkat, terutama menjelang musim liburan sekolah dan akhir tahun.
“Kami berharap tren kunjungan bisa kembali naik dalam beberapa bulan ke depan. Berbagai program sudah disiapkan agar Econique Cikole kembali ramai dikunjungi wisatawan,” katanya.
Pengelola juga mengajak masyarakat untuk kembali menjadikan destinasi wisata alam sebagai pilihan rekreasi keluarga, sekaligus mendukung kebangkitan sektor pariwisata lokal.

Wisata Offroad Land Rover di Cikole Tawarkan Sensasi Petualangan untuk Keluarga hingga Corporate
Selain menghadirkan panorama alam pegunungan yang sejuk, Econique Cikole juga menawarkan pengalaman wisata unik berupa petualangan offroad menggunakan kendaraan klasik Land Rover. Aktivitas ini menjadi salah satu daya tarik yang memberikan sensasi adrenalin berbeda bagi wisatawan.
Wisata offroad ini mengajak pengunjung menyusuri jalur hutan pinus, tanjakan curam, turunan terjal, hingga lintasan berlumpur yang menantang. Sepanjang perjalanan, peserta akan merasakan pengalaman eksplorasi alam terbuka yang memacu adrenalin sekaligus menyuguhkan keindahan alam khas Lembang.
Cocok untuk Keluarga dan Perusahaan
Program offroad dirancang fleksibel sehingga dapat dinikmati berbagai kalangan, mulai dari keluarga hingga rombongan perusahaan. Untuk keluarga, kegiatan ini menjadi alternatif liburan yang seru dan edukatif, karena anak-anak dapat belajar mengenal alam sekaligus merasakan petualangan yang aman dengan pengemudi profesional.
Sementara bagi perusahaan, paket offroad kerap dipilih sebagai kegiatan gathering, outing, hingga team building. Jalur menantang dan suasana alam terbuka dinilai efektif membangun kerja sama tim, komunikasi, serta kebersamaan antar karyawan.
Sensasi Petualangan yang Aman
Pengelola memastikan seluruh kegiatan dilakukan dengan standar keamanan yang ketat. Setiap kendaraan dikemudikan driver berpengalaman dan peserta mendapatkan briefing keselamatan sebelum memulai perjalanan.
Kombinasi antara tantangan, keindahan alam, dan kebersamaan menjadikan wisata offroad Land Rover sebagai salah satu aktivitas unggulan yang diharapkan mampu menarik kembali minat wisatawan berkunjung ke Econique Cikole. Pengelola pun optimistis inovasi atraksi wisata seperti ini dapat membantu meningkatkan jumlah kunjungan dalam waktu mendatang. ***(Ant)






