Pemprov Jabar Catat Kinerja Tinggi, Angka Kemiskinan dan Pengangguran Turun

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan (Humas Jabar)

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan (Humas Jabar)

KOTA BANDUNG, Kabar Pajajaran — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan kinerja pembangunan yang kuat sepanjang 2025. Berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri, Pemprov Jabar meraih skor kinerja 3,6672. Capaian tersebut langsung berdampak pada penurunan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka di wilayah Jawa Barat.

Angka Kemiskinan Turun

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan persentase penduduk miskin di Jawa Barat pada 2025 berada di angka 6,78 persen atau sekitar 3,55 juta jiwa. Angka tersebut turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 7,08 persen.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan pemerintah daerah menjalankan berbagai strategi untuk menekan kemiskinan. Pemprov Jabar mengurangi kantong kemiskinan, menekan beban pengeluaran masyarakat, dan meningkatkan pendapatan kelompok rentan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus Kurangi Kantong Kemiskinan

Pemprov Jabar mengawasi wilayah rawan pangan dan menyusun peta kerawanan serta ketahanan pangan. Pemerintah daerah menggunakan peta tersebut untuk menargetkan program bantuan secara lebih tepat.

Pemprov Jabar juga menggelar Gerakan Pangan Murah sebanyak 1.874 kali di 27 kabupaten/kota sepanjang 2025. Pemerintah daerah menjalankan Operasi Pasar Bersubsidi agar masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

Tekan Beban Pengeluaran Masyarakat

Pemprov Jabar menanggung iuran jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin. Kebijakan ini membantu menekan pengeluaran rumah tangga berpenghasilan rendah.

Pemerintah daerah juga memperluas akses listrik bagi warga kurang mampu. Pemprov Jabar mengidentifikasi 76.123 calon penerima sambungan listrik di 1.367 desa dan kelurahan, lalu menyiapkan jaringan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Tingkatkan Pendapatan Kelompok Rentan

Pemprov Jabar menyelenggarakan pelatihan bagi pekerja migran Indonesia untuk meningkatkan keterampilan kerja. Pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan modal usaha kepada 57 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) guna mendorong peningkatan pendapatan masyarakat miskin.

Pengangguran Terbuka Ikut Menurun

Selain kemiskinan, Pemprov Jabar berhasil menurunkan tingkat pengangguran terbuka menjadi 6,66 persen pada 2025. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan 2024 yang mencapai 6,75 persen, sekaligus melampaui target 6,99 persen berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional per November 2025.

Erwan menyebut peningkatan penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor mendorong penurunan tersebut. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyerap tambahan 0,10 juta tenaga kerja. Sektor pendidikan menyerap 0,05 juta tenaga kerja, sementara sektor akomodasi dan makan minum menyerap 0,04 juta tenaga kerja.

Sebaliknya, sektor pertambangan dan penggalian mengalami penurunan penyerapan tenaga kerja sekitar 0,04 juta orang.

Sektor Penyerap Tenaga Kerja Terbesar

Sektor reparasi dan perawatan mobil serta motor menyerap tenaga kerja terbesar dengan kontribusi 22,44 persen. Industri pengolahan menyusul dengan 18,61 persen, sementara sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan berkontribusi 15,43 persen.

Pemprov Jabar menilai capaian ini menunjukkan program pembangunan daerah berjalan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperluas kesempatan kerja. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Judul: Pemprov Jabar Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur dalam RKPD 2027
Heboh! Aplikasi Nyari Gawe Banjir 518 Ribu Lamaran, Warga Jawa Barat Serbu Lowongan Kerja
Pemprov Jabar dan Kementerian PKP Kick Off Renovasi 40 Ribu Rumah Warga
Kunjungan Kapolda Jabar Perkuat Sinergi dengan Pesantren di Majalengka
Dedi Mulyadi Akhirnya Buka Suara! Ini Alasan Sebenarnya Penataan Plaza Gedung Sate–Gasibu
Pemkab Majalengka Percepat Revitalisasi 323 Sekolah, Tunggu Persetujuan Pusat
Tol Getaci Mandek, Pemerintah Timbang Alihkan Fokus ke Bendungan Pengendali Banjir
Korlantas Siapkan Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Pertama Berlaku Nasional 2026, Dedi Mulyadi: Momentum Besar Wajib Pajak

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:44 WIB

Judul: Pemprov Jabar Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur dalam RKPD 2027

Kamis, 16 April 2026 - 09:19 WIB

Heboh! Aplikasi Nyari Gawe Banjir 518 Ribu Lamaran, Warga Jawa Barat Serbu Lowongan Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 09:10 WIB

Pemprov Jabar dan Kementerian PKP Kick Off Renovasi 40 Ribu Rumah Warga

Rabu, 15 April 2026 - 19:36 WIB

Kunjungan Kapolda Jabar Perkuat Sinergi dengan Pesantren di Majalengka

Rabu, 15 April 2026 - 17:45 WIB

Dedi Mulyadi Akhirnya Buka Suara! Ini Alasan Sebenarnya Penataan Plaza Gedung Sate–Gasibu

Berita Terbaru