Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Memasuki H+3 Idulfitri 1447 H atau Selasa (24/3/2026), sejumlah kawasan wisata di Jawa Barat masih dipadati masyarakat yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata.
Kepadatan terlihat di sejumlah jalur utama menuju destinasi wisata populer seperti Lembang, Ciwidey, Puncak Bogor, dan Pangandaran.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, mengatakan volume kendaraan yang menuju kawasan Puncak Bogor mencapai 30.283 unit. Sementara itu, kendaraan yang menuju Ciwidey tercatat sebanyak 14.524 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk mengurai kepadatan di kawasan Puncak, petugas memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 07.55 WIB. Pada pengaturan tersebut, jalur dari arah Puncak menuju Jakarta hanya diperbolehkan dilintasi kendaraan roda dua.
“Kepadatan juga terjadi di Pangandaran dan Lembang. Volume kendaraan yang masuk lebih tinggi dibandingkan arus balik,” ujar Dhani.
Lembang Terapkan One Way
Di kawasan Lembang, sistem satu arah juga diterapkan untuk mengatasi lonjakan kendaraan. Kebijakan tersebut berdampak pada penutupan sementara arus kendaraan dari Lembang menuju Kota Bandung.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan Jawa Barat, lonjakan kendaraan sebenarnya sudah terjadi sejak H+2 Idulfitri atau Senin (23/3/2026).
Pada hari tersebut, volume kendaraan menuju Puncak mencapai 26.798 unit, Ciwidey 20.595 unit, Pangandaran 16.528 unit, dan Lembang 15.232 unit.
Akibat tingginya volume kendaraan, kecepatan rata-rata kendaraan di jalur wisata hanya berkisar antara 20 hingga 30 kilometer per jam.
Nihil Kecelakaan
Meski terjadi kepadatan lalu lintas, Dhani memastikan tidak ada laporan kecelakaan lalu lintas di kawasan wisata selama H+2 hingga H+3 Idulfitri.
Pihaknya terus melakukan pengaturan lalu lintas serta berkoordinasi dengan kepolisian untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.***(Nalika)






