Rekayasa One Way di Lingkar Gentong, Polisi Urai Kemacetan Hingga 2 Km

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lingkar Gentong, Tasikmalaya (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Lingkar Gentong, Tasikmalaya (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Tasikmalaya, Kabar Pajajaran — Jajaran Polresta Tasikmalaya Kota memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) secara situasional di jalur Lingkar Gentong, Rabu (18/3/2026) sore. Kebijakan ini diambil menyusul terjadinya penumpukan kendaraan yang mencapai hampir dua kilometer.

Kepadatan arus lalu lintas terpantau mulai dari kawasan Letter U Lingkar Gentong. Berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi hingga bus antarkota, terjebak antrean panjang yang bergerak lambat.

Petugas Satuan Lalu Lintas Polresta Tasikmalaya Kota, Aiptu Dartono, menjelaskan bahwa pemberlakuan one way dilakukan secara kondisional dengan melihat situasi di lapangan. Rekayasa arus dimulai dari Simpang Sukamantri hingga Letter U Lingkar Gentong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penutupan jalur dimulai dari Simpang Sukamantri karena di titik tersebut terjadi pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah, seperti menuju Ciamis, Banjar hingga Jawa Tengah,” ujar Dartono.

Dengan skema ini, kendaraan dari arah Gentong diberikan prioritas melintas menggunakan dua jalur sekaligus untuk mempercepat penguraian kemacetan. Sementara arus dari arah berlawanan dihentikan sementara.

Menurut Dartono, rekayasa one way telah diberlakukan selama sekitar 30 menit dan menunjukkan hasil yang cukup efektif. Arus kendaraan dari arah Lingkar Gentong mulai berangsur lancar setelah kebijakan diterapkan.

Meski demikian, saat jalur kembali dibuka normal, petugas masih mendapati adanya sisa kepadatan kendaraan, walaupun tidak separah sebelum rekayasa lalu lintas dilakukan.

“Kami masih memantau perkembangan situasi di lapangan. Tidak menutup kemungkinan one way akan kembali diberlakukan jika terjadi peningkatan volume kendaraan,” katanya.

Pihak kepolisian juga terus berkoordinasi di lapangan, termasuk menunggu arahan dari Kasat Lantas yang tengah melakukan patroli untuk memastikan kondisi arus lalu lintas tetap terkendali.

Jalur Lingkar Gentong sendiri dikenal sebagai salah satu titik rawan kemacetan di wilayah Tasikmalaya, terutama saat volume kendaraan meningkat, seperti menjelang masa arus mudik atau akhir pekan. Kontur jalan yang berkelok serta adanya pertemuan arus dari beberapa daerah menjadi faktor utama terjadinya kepadatan.

Polisi mengimbau kepada para pengguna jalan untuk tetap mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga jarak aman, serta mempertimbangkan jalur alternatif guna menghindari kepadatan, khususnya pada jam-jam sibuk.

Dengan rekayasa lalu lintas yang diterapkan secara fleksibel, diharapkan arus kendaraan di kawasan Lingkar Gentong dapat tetap terkendali dan perjalanan masyarakat menjadi lebih aman serta nyaman. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, KDM: Jangan Hanya Puas pada Administrasi
KDM Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib, Bonus Juara dari Hasil Penjualan Sapi Pribadi
Dedi Mulyadi Ungkap Dampak Dolar Menguat, Kontraktor Enggan Ikut Tender Proyek Jalan
KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Digital, Diskominfo Jabar Siapkan Evaluasi Berkala
Neraca Perdagangan Jawa Barat Surplus USD 8,90 Miliar pada Empat Bulan Pertama 2026
KDM Sambut Kajati Jabar Baru, Tekankan Pentingnya Sinergi dan Harmonisasi Antarlembaga
Wagub Jabar Ajak Masyarakat Hidupkan Nilai Pancasila sebagai Fondasi Persatuan dan Perdamaian Dunia
Pohon Tumbang di Depan Unpad Jatinangor Timpa 5 Pengendara Motor, Satu Korban Kritis

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:00 WIB

Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, KDM: Jangan Hanya Puas pada Administrasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:37 WIB

KDM Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib, Bonus Juara dari Hasil Penjualan Sapi Pribadi

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:00 WIB

Dedi Mulyadi Ungkap Dampak Dolar Menguat, Kontraktor Enggan Ikut Tender Proyek Jalan

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:11 WIB

KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Digital, Diskominfo Jabar Siapkan Evaluasi Berkala

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:05 WIB

Neraca Perdagangan Jawa Barat Surplus USD 8,90 Miliar pada Empat Bulan Pertama 2026

Berita Terbaru

Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka berkomitmen mengawal kebutuhan anggaran cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Forum Koordinator Cabor Kabupaten Majalengka dengan DPRD Majalengka di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Rabu (3/6/2026).

Olahraga

Forum Cabor Mengadu ke DPRD, Anggaran Porprov Jadi Sorotan

Rabu, 3 Jun 2026 - 18:00 WIB