BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Banjir Rob Saat Lebaran, Pemudik Jabar Disarankan Berangkat Pagi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi hujan, banjir rob, dan longsor selama periode mudik dan balik Idulfitri 2026. Foto: Ilustrasi

BMKG mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi hujan, banjir rob, dan longsor selama periode mudik dan balik Idulfitri 2026. Foto: Ilustrasi

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Jawa Barat untuk mewaspadai potensi hujan serta banjir rob selama periode Idulfitri 2026. Kondisi tersebut diperkirakan dapat memengaruhi perjalanan arus mudik dan balik Lebaran.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung Teguh Rahayu mengatakan, secara umum curah hujan di Jawa Barat pada periode Idulfitri diperkirakan berada pada kategori rendah hingga menengah. Namun, beberapa wilayah diprediksi mengalami curah hujan yang lebih tinggi.

Wilayah yang berpotensi mengalami curah hujan tinggi antara lain sebagian besar Kabupaten Majalengka, wilayah barat daya Kabupaten Kuningan, sebagian wilayah timur dan tengah Kabupaten Sumedang, serta wilayah tenggara Kabupaten Subang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Wagub Erwan Melepas 3.000 Peserta Mudik Gratis Jabar 2026 dari Terminal Leuwipanjang

“Operasi modifikasi cuaca dilaksanakan secara situasional dan berbasis kebutuhan untuk menekan intensitas curah hujan di wilayah berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi,” ujar Rahayu dalam Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Arus Mudik dan Balik Idulfitri 2026, Jumat (13/3/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar berangkat pada pagi hingga siang hari karena hujan diperkirakan lebih sering terjadi pada sore hingga malam hari.

Selain hujan, BMKG juga memprakirakan tinggi gelombang laut di wilayah perairan Jawa Barat berkisar antara 1,25 meter hingga 2,5 meter yang masuk kategori gelombang sedang.

BMKG juga mencatat adanya potensi banjir rob pada masa libur Idulfitri, yakni pada 19 Maret 2026 yang dipicu fenomena bulan baru serta pada 22 Maret 2026 akibat fenomena perigee atau jarak terdekat antara bumi dan bulan.

Baca juga: Kanada Gandeng Pemprov Jabar Tekan Anemia Remaja Putri, Program Suplemen Darah Jadi Andalan

Waspadai Longsor di Sejumlah Jalur Mudik

Sementara itu, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hadi Wijaya mengatakan musim hujan yang masih berlangsung saat Idulfitri berpotensi memicu gerakan tanah, terutama di wilayah dengan lereng curam dan batuan vulkanik yang lapuk.

Beberapa daerah di Jawa Barat yang tergolong rawan longsor antara lain Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Garut.

Hadi juga mengingatkan sejumlah jalur utama yang perlu diwaspadai oleh para pemudik, di antaranya Jalur Puncak yang rawan longsor saat hujan deras.

Selain itu, jalur Jalan Raya Cibadak–Sukabumi dan kawasan Garut Selatan yang menjadi akses menuju wilayah pegunungan dan destinasi wisata alam juga perlu diwaspadai.

Jalur Lembang–Maribaya–Subang juga termasuk wilayah yang memiliki potensi longsor, terutama di area tepi tebing dan kawasan hutan.

Baca juga: Antisipasi Bencana Saat Mudik, BPBD Dirikan 82 Posko di Jalur Rawan di Jawa Barat

Tips Aman Mudik

PVMBG mengimbau para pemudik untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi wilayah perbukitan dan lereng curam.

“Kurangi kecepatan dan tingkatkan kewaspadaan saat melintas perbukitan dan lereng curam,” kata Hadi.

Pemudik juga diminta menghindari berhenti di bawah tebing, terutama saat hujan atau setelah hujan karena berpotensi terjadi longsor.

Tanda-tanda awal longsor yang perlu diwaspadai antara lain munculnya retakan pada lereng, guguran batu kecil, keluarnya air keruh dari lereng, serta pohon yang tampak miring.

Selain itu, masyarakat disarankan menggunakan jalur utama yang lebih aman, menghindari perjalanan malam saat hujan lebat, serta mengikuti arahan petugas di lapangan jika terjadi pengalihan arus akibat bencana.***(Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati
Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus
Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027
Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang
Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta
Hadapi Tantangan Media Digital, Puluhan Wartawan Ikuti UKW di Majalengka
Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026, Sekda Jabar Ajak Siswa Bangun Karakter dari Kebiasaan Sederhana
Hari Jadi Purwakarta ke-195, KDM Ajak Warga Jaga Ekosistem Wujudkan Purwakarta Istimewa

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:30 WIB

Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:00 WIB

Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:55 WIB

Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta

Berita Terbaru