Pemudik Wajib Tahu! Ini Daftar Titik Rawan Mudik di Jawa Tengah

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kemacetan di Jalan (Freepik)

Ilustrasi Kemacetan di Jalan (Freepik)

Kabar Pajajaran – Perjalanan mudik selalu menghadirkan dua cerita sekaligus: kebahagiaan karena bisa kembali ke kampung halaman, sekaligus tantangan perjalanan panjang yang tidak selalu berjalan mulus. Menjelang Lebaran 2026, pemerintah mulai memetakan berbagai potensi hambatan di jalur nasional yang melintasi Jawa Tengah.

Selain kemacetan, pemudik juga diminta mewaspadai potensi bencana seperti banjir dan longsor yang berpotensi mengganggu perjalanan selama arus mudik maupun arus balik.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY mencatat terdapat puluhan titik rawan yang perlu menjadi perhatian pemudik. Data tersebut menunjukkan ada 46 titik rawan kemacetan serta 23 titik rawan bencana di jalur nasional wilayah Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari total titik rawan bencana tersebut, sebanyak 14 lokasi berpotensi mengalami banjir dan sembilan titik lainnya masuk kategori rawan longsor.

Titik-titik rawan kemacetan tersebar di tiga jalur utama mudik, yakni jalur Pantai Utara (Pantura), jalur tengah, dan jalur selatan Jawa Tengah. Lokasi kemacetan umumnya berada di kawasan dengan aktivitas lalu lintas tinggi seperti pasar tradisional, perlintasan sebidang kereta api, simpang padat kendaraan, hingga akses keluar-masuk jalan tol.

Lokasi-lokasi tersebut memang sejak lama dikenal sebagai simpul kepadatan kendaraan, terutama ketika volume lalu lintas meningkat tajam selama musim mudik Lebaran.

Selain kemacetan, beberapa ruas jalan juga dipetakan memiliki potensi genangan air hingga banjir, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi.

Sejumlah titik rawan banjir yang perlu diwaspadai antara lain Jalan Kaligawe di Semarang, ruas Sayung di perbatasan Semarang–Demak, serta Jalan Walisongo dan ruas Kendal di jalur Pantura.

Titik lain yang juga berpotensi mengalami banjir berada di ruas Pemuda Brebes, jalur Prupuk hingga perbatasan Kabupaten Tegal dan Banyumas, Sidareja hingga Simpang 3 Jeruklegi, Sampang–Buntu, Klampok–Banjarnegara, Lingkar Selatan Klaten, serta ruas Palur–Sragen.

Sebagian besar lokasi tersebut berada di wilayah dataran rendah atau kawasan yang memiliki riwayat genangan ketika curah hujan meningkat.

Sementara itu, pemudik yang melintasi jalur tengah dan selatan juga diminta lebih berhati-hati karena beberapa ruas memiliki potensi longsor, terutama di kawasan perbukitan dengan kondisi tanah yang relatif labil.

Beberapa ruas yang masuk kategori rawan longsor antara lain jalur Batas Jawa Barat–Karangpucung–Wangon, Ajibarang–Wangon, Wangon hingga perbatasan Banyumas dan Cilacap, Patikraja–Rawalo, serta jalur Batas Kota Banjarnegara hingga Wonosobo.

Kontur wilayah yang berbukit serta tingginya intensitas hujan menjadi faktor utama yang meningkatkan risiko longsor di jalur tersebut.

Untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama periode mudik, pemerintah juga menyiapkan 18 posko Lebaran yang tersebar di berbagai jalur nasional di Jawa Tengah.

Di jalur Pantura barat, posko disiagakan di ruas Batas Tegal–Brebes hingga Prupuk serta Batas Tegal–Pemalang. Sementara di Pantura wilayah tengah dan timur, posko berada di kawasan Alas Roban, Jalan Walisongo, perbatasan Kota Semarang–Demak, perbatasan Kudus–Pati hingga Simpang 3 Lingkar Pati, serta di ruas Pemuda Rembang.

Adapun pada jalur tengah dan selatan, posko ditempatkan di ruas Bawen–Salatiga, Kartosuro–Klaten, Purwokerto–Patikraja, Klampok–Banjarnegara, hingga ruas Wawar–Congot.

Selain posko, pemerintah juga menyiagakan empat Unit Pelaksanaan Peralatan atau Disaster Relief Unit (DRU) di Pekalongan, Karangjati, Buntu, dan Yogyakarta.

Unit ini dilengkapi berbagai peralatan berat seperti excavator, dump truck, motor grader, hingga material darurat yang dapat digunakan untuk penanganan cepat jika terjadi banjir, longsor, maupun kerusakan jalan selama arus mudik berlangsung.

Pemetaan titik rawan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan lebih matang, mulai dari menentukan waktu keberangkatan hingga memantau kondisi cuaca.

Sebab pada akhirnya, mudik bukan sekadar tentang sampai di kampung halaman, tetapi juga tentang tiba dengan selamat dan menjalani perjalanan tanpa hambatan yang tidak perlu. *** (Chokie)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Berompi Tahanan, Kejagung Siapkan Konferensi Pers
Usai Evaluasi 1,5 Tahun, Prabowo Rombak Pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN)
Resmi Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Siap Pastikan Anak Indonesia Dapat Gizi Terbaik
Harga Solar Turun Drastis di Shell dan BP, Simak Daftar Lengkapnya
Pemerintah Percepat Pembangunan PLTS 100 GW untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
BRIN Minta Maaf Usai Unggah Garuda Keliru di Hari Lahir Pancasila
Rupiah Menguat 76 Poin ke Rp17.805, Efek Aturan Baru DHE SDA Mulai Terlihat
Cek Kalender! Awal Juni 2026 Langsung Libur 3 Hari Berturut-turut

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:00 WIB

Usai Evaluasi 1,5 Tahun, Prabowo Rombak Pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN)

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:00 WIB

Resmi Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Siap Pastikan Anak Indonesia Dapat Gizi Terbaik

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:00 WIB

Harga Solar Turun Drastis di Shell dan BP, Simak Daftar Lengkapnya

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:00 WIB

Pemerintah Percepat Pembangunan PLTS 100 GW untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 1 Juni 2026 - 22:00 WIB

BRIN Minta Maaf Usai Unggah Garuda Keliru di Hari Lahir Pancasila

Berita Terbaru

Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka berkomitmen mengawal kebutuhan anggaran cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Forum Koordinator Cabor Kabupaten Majalengka dengan DPRD Majalengka di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Rabu (3/6/2026).

Olahraga

Forum Cabor Mengadu ke DPRD, Anggaran Porprov Jadi Sorotan

Rabu, 3 Jun 2026 - 18:00 WIB