BRIN Minta Maaf Usai Unggah Garuda Keliru di Hari Lahir Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Lambang Garuda Pancasila (Foto: Tangkapan layar video di Rumah Digital Indonesia)

Foto: Lambang Garuda Pancasila (Foto: Tangkapan layar video di Rumah Digital Indonesia)

KABAR PAJAJARAN – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat setelah unggahan peringatan Hari Lahir Pancasila di media sosial memicu kritik dari warganet. Kritik tersebut muncul karena ilustrasi Garuda yang tampil dalam unggahan itu tidak sesuai dengan kaidah lambang negara.

Pada Senin (1/6/2026), akun X resmi BRIN mengunggah ucapan Hari Lahir Pancasila dengan menampilkan ilustrasi Garuda. Namun, tak lama kemudian, sejumlah pengguna media sosial menemukan beberapa kejanggalan pada gambar tersebut.

Mereka menyoroti jumlah bulu pada sayap dan ekor Garuda yang tidak sesuai dengan ketentuan resmi. Karena itu, unggahan tersebut langsung ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Bahkan, sebagian warganet menduga tim pembuat konten memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) saat membuat desain tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seiring meningkatnya perhatian publik, BRIN segera memberikan klarifikasi. Melalui akun resminya, lembaga tersebut mengakui adanya kekurangan dalam proses penyusunan konten.

“BRIN Indonesia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan dalam tayangan konten peringatan Hari Lahir Pancasila yang telah kami bagikan,” tulis BRIN.

Selain menyampaikan permintaan maaf, BRIN juga menjadikan insiden tersebut sebagai bahan evaluasi internal. Lembaga itu berjanji meningkatkan ketelitian dan kehati-hatian dalam setiap proses pembuatan maupun publikasi konten pada masa mendatang.

Di sisi lain, BRIN mengapresiasi berbagai masukan dari masyarakat. Menurut lembaga tersebut, perhatian publik membantu menjaga akurasi penggunaan simbol negara dalam ruang digital.

Selanjutnya, BRIN langsung memperbaiki desain yang menuai kritik dan mengunggah versi terbaru yang sesuai dengan kaidah resmi lambang Garuda Pancasila. Langkah tersebut menunjukkan tanggung jawab institusi sekaligus komitmen untuk memperbaiki kesalahan dengan cepat.

Peristiwa ini sekaligus mengingatkan seluruh pihak agar memberi perhatian lebih besar terhadap penggunaan simbol negara. Apalagi, unggahan tersebut muncul pada momentum Hari Lahir Pancasila yang memiliki nilai sejarah dan makna penting bagi bangsa Indonesia. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya
PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III
Kapolri Suyudi Ario Seto Janji Berantas Narkoba hingga Bersihkan Internal Polri

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Selasa, 3 November 2026 - 10:18 WIB

Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 2 November 2026 - 20:00 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%

Berita Terbaru