Jelang Ramadan 1447 H, Pemkab Bandung Jamin Stok Pangan Aman dan Siapkan Operasi Pasar Murah

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disperdagin Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, SH., M.Si. Foto: Warta Parahyangan

Kepala Disperdagin Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, SH., M.Si. Foto: Warta Parahyangan

Kabupaten Bandung, Kabar Pajajaran – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) memastikan bahwa stok kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam kondisi aman. Meskipun terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis mulai dari pemantauan digital hingga intervensi pasar.

Kepala Disperdagin Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, menyatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di sembilan pasar yang dikelola pemerintah daerah, stok 14 komoditas pangan utama seperti beras, bawang, cabai, daging, telur, gula pasir, dan minyak goreng saat ini tersedia dan tidak ada kelangkaan.

Baca juga: Kadisdik Cimahi Suarakan Harapan: Guru Seharusnya Jadi PNS demi Kepastian Masa Depan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemantauan Harga Real-Time Untuk menjaga transparansi, masyarakat dapat memantau perkembangan harga secara harian melalui SIBA Pocting (Sistem Informasi Kebutuhan Pokok dan Penting). Saat ini, harga beras medium terpantau di angka Rp13.200 per kilogram karena tingginya permintaan. Sementara itu, harga telur ayam stabil di Rp28.000 per kilogram, daging ayam di Rp36.000 per kilogram, dan Minyakita dijual sesuai HET sebesar Rp15.700 berkat kerja sama dengan ID Food.

Intervensi Operasi Pasar Murah (OPM) Sebagai langkah nyata menjaga daya beli, Pemkab Bandung akan menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) bersubsidi di beberapa kecamatan. “Untuk tahap pertama, kami menyiapkan 5.700 paket yang akan didistribusikan di wilayah Rancaekek, Cangkuang, dan Cikancung,” ujar Dicky. Paket tersebut berisi komoditas premium berupa beras, minyak goreng, gula, dan tepung terigu. Selain OPM bersubsidi, akan digelar pula pasar murah non-subsidi bekerja sama dengan Bulog dan berbagai champion pertanian.

Baca juga: Anak Muda Rentan GERD, Gaya Hidup Tak Sehat dan Stres Jadi Sorotan

Pengawasan Satgas Pangan dan Dampak Cuaca Terkait potensi kecurangan, Disperdagin bersama Satgas Pangan (TNI dan Polri) terus melakukan pengawasan lapangan untuk mencegah penimbunan barang dan penyimpangan harga di atas HET. Hingga saat ini, dilaporkan belum ada temuan kasus kecurangan di wilayah Kabupaten Bandung.

Di sisi lain, meski curah hujan saat ini tergolong tinggi, koordinasi dengan Dinas Pertanian memastikan bahwa distribusi pangan tetap lancar dan tidak ada dampak gagal panen yang mengganggu ketersediaan pasar.

Pemberdayaan Ekonomi Lokal Selain menjaga stabilitas pasar, Bupati Bandung juga menginstruksikan program penanaman cepat panen di pekarangan rumah tangga sebagai upaya pengendalian inflasi secara mandiri. Pemerintah juga memberikan ruang bagi munculnya pedagang takjil musiman, asalkan tetap menjaga ketertiban umum. Masyarakat pun diimbau untuk tetap mencintai dan membeli produk Industri Kecil Menengah (IKM) lokal Kabupaten Bandung yang kualitasnya dinilai mampu bersaing dengan produk luar.

Secara keseluruhan, pemerintah berkomitmen untuk terus memantau stabilitas harga dan ketersediaan barang agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang.*** (Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tiga Lembaga Konservasi Bersaing Kelola Bandung Zoo, Farhan: Pemenang Segera Diumumkan
Pabrik Sol Sepatu di Bandung Terbakar, 11 Unit Damkar Dikerahkan
Program Sekolah Maung Buka Peluang Masuk SMA Favorit di Bandung
Bojan Hodak Tinggalkan Kursi Pelatih Persib, Kini Jabat Penasihat Teknis
Euforia Juara Persib Bandung Ternoda, Ratusan Korban Kecelakaan dan Insiden Kekerasan Terjadi di Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung dan Jawa Barat Hari Ini, 25 Mei 2026: Hujan Guyur Siang hingga Malam
Ribuan Bobotoh Padati Asia Afrika Sambut Konvoi Juara Persib
Wagub Jabar Minta Bobotoh Rayakan Peluang Juara Persib Tanpa Sweeping

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:00 WIB

Tiga Lembaga Konservasi Bersaing Kelola Bandung Zoo, Farhan: Pemenang Segera Diumumkan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pabrik Sol Sepatu di Bandung Terbakar, 11 Unit Damkar Dikerahkan

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:00 WIB

Program Sekolah Maung Buka Peluang Masuk SMA Favorit di Bandung

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:40 WIB

Bojan Hodak Tinggalkan Kursi Pelatih Persib, Kini Jabat Penasihat Teknis

Senin, 25 Mei 2026 - 11:00 WIB

Euforia Juara Persib Bandung Ternoda, Ratusan Korban Kecelakaan dan Insiden Kekerasan Terjadi di Bandung

Berita Terbaru

Sebuah pabrik bahan sol sepatu di kawasan Cibolerang, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, terbakar pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 12.12 WIB. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung langsung mengerahkan 11 unit kendaraan untuk mengendalikan api. (Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama)

Bandung Raya

Pabrik Sol Sepatu di Bandung Terbakar, 11 Unit Damkar Dikerahkan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:34 WIB