BPBD Bandung Barat: 24 Korban Longsor Cisarua Ditemukan, Harapan Masih Terus Dicari

Senin, 26 Januari 2026 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bandung Barat, Kabar Pajajaran – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat kembali menyampaikan perkembangan penanganan bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Senin (26/1/2026).

Petugas Lapangan BPBD Bandung Barat, Suheri, mengatakan hingga Minggu (25/1/2026) sore, tim SAR gabungan telah menemukan sebanyak 24 korban. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dengan 14 orang sudah berhasil diidentifikasi, sementara 10 lainnya masih dalam proses identifikasi.

“Dari hasil pencarian sampai kemarin sore ditemukan 24 korban meninggal dunia. Sebanyak 14 orang sudah teridentifikasi, dan 10 lainnya masih menunggu kepastian identitas. Selain itu, masih ada sekitar 66 orang yang belum diketahui keberadaannya,” ujar Suheri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB tersebut berdampak pada permukiman warga di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu. Dari total 113 rumah, sebanyak 23 unit dilaporkan terdampak langsung material longsoran.

Terkait puluhan warga yang masih belum ditemukan, Suheri menyebut belum dapat dipastikan seluruhnya tertimbun longsor. Pasalnya, terdapat informasi bahwa sebagian warga sempat dijemput keluarga dan menjauh dari lokasi saat peristiwa terjadi.

“Kami berharap keluarga yang selamat dan sudah meninggalkan lokasi bisa segera melapor, supaya data korban bisa lebih akurat,” katanya.

Sementara itu, data pengungsian hingga Minggu mencatat sekitar 350 warga mengungsi di Aula Kantor Desa Pasirlangu. Sebagian di antaranya merupakan warga yang tinggal cukup jauh dari titik longsor. Pemerintah daerah mengimbau warga yang rumahnya aman untuk kembali, guna mengurangi kepadatan pengungsian, terutama demi menjaga kesehatan balita, lansia, dan ibu hamil.

Proses pencarian dan evakuasi melibatkan sekitar 500 personel gabungan dari BPBD, Basarnas, BNPB, TNI, Polri, serta relawan. Petugas menghadapi tantangan berat berupa kondisi tanah berlumpur, potensi longsor susulan, serta cuaca yang kerap berubah.

Informasi dari warga setempat menyebutkan timbunan material longsor diperkirakan mencapai kedalaman 5 hingga 8 meter. Untuk mempercepat pencarian, tim menurunkan empat unit alat berat berupa ekskavator.

Selain itu, faktor cuaca juga menjadi perhatian serius. Hujan gerimis dan kabut sempat menyelimuti area pencarian pada Senin pagi. Meski demikian, operasi pencarian tetap dilanjutkan dengan pemantauan cuaca secara berkala yang dilaporkan ke BNPB.

BPBD Kabupaten Bandung Barat sendiri menerjunkan 15 personel secara bergantian, yang tergabung dalam operasi SAR bersama ratusan petugas dari berbagai unsur.***Anton

Facebook Comments Box

Berita Terkait

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati
Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus
Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027
Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang
Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta
BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Investasi Rp1,3 Triliun Siapkan Jalur Khusus 21 Kilometer
Hadapi Tantangan Media Digital, Puluhan Wartawan Ikuti UKW di Majalengka
Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026, Sekda Jabar Ajak Siswa Bangun Karakter dari Kebiasaan Sederhana

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:30 WIB

Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:00 WIB

Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:55 WIB

Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta

Berita Terbaru