Renovasi Bertahap, Forest Walk Babakan Siliwangi Jadi Fokus Penataan 2026

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Forest Walk di Taman Babakan Siliwangi, Kota Bandung. Area jalur kayu sepanjang 2,3 kilometer ini direncanakan menjadi fokus penataan tahap kedua pada tahun 2026 guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung. Foto: jabarprov.go.id

Suasana Forest Walk di Taman Babakan Siliwangi, Kota Bandung. Area jalur kayu sepanjang 2,3 kilometer ini direncanakan menjadi fokus penataan tahap kedua pada tahun 2026 guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung. Foto: jabarprov.go.id

Kota Bandung, Kabar Pajajaran — Pemerintah Kota Bandung memastikan penataan Taman Babakan Siliwangi (Baksil) akan berlanjut pada tahun 2026. Setelah tahap awal renovasi dilakukan pada 2025, perhatian berikutnya akan difokuskan pada area Forest Walk, yang selama ini menjadi ikon sekaligus titik paling ramai dikunjungi warga.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pertamanan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Yuli Ekadiyanti, mengatakan renovasi Baksil pada 2025 belum mencakup seluruh area taman.

“Pada 2025 kemarin kami baru memperbaiki area depan Babakan Siliwangi, jadi memang belum bisa menyentuh seluruh kawasan,” ujar Yuli Ekadiyanti, yang akrab disapa Yanti, saat diwawancarai melalui sambungan telepon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski baru sebagian area yang tertangani, Yanti menyebut respons dan apresiasi masyarakat terhadap wajah baru Babakan Siliwangi sangat positif. Antusiasme tersebut menjadi salah satu alasan Pemkot Bandung melanjutkan penataan ke tahap berikutnya.

Baca juga: Libur Nataru Bersamaan Libur Sekolah, Bandros Diserbu Wisatawan

Forest Walk Jadi Prioritas

Menurut Yanti, pada tahun 2026 rencana penataan tahap kedua akan difokuskan pada Forest Walk, jalur pedestrian sepanjang kurang lebih 2,3 kilometer yang membelah kawasan Babakan Siliwangi.

“Forest Walk ini sebenarnya sudah lama mengalami kerusakan. Sejak era Wali Kota Ridwan Kamil belum pernah ada penataan besar. Sebelum 2025, perbaikan yang dilakukan hanya bersifat tambal sulam di titik-titik kayu yang bolong,” jelasnya.

Kerusakan pada Forest Walk, lanjut Yanti, disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari cuaca hingga insiden pohon tumbang yang memicu keretakan struktur jalur kayu.

Selain perbaikan lantai pedestrian, DPKP juga merencanakan pembangunan area berteduh atau kanopi di sepanjang Forest Walk. Fasilitas ini dinilai penting untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung, terutama saat hujan.

“Konsep kanopi sudah ada, tapi jumlah dan titiknya belum ditentukan karena masih menunggu anggaran diketok,” katanya.

Biaya yang akan dialokasikan untuk renovasi Taman Babakan Siliwangi tahap II ini sekitar Rp3,5 milyar.

Baca juga: Resolusi Jawa Barat 2026: Efisiensi Pemerintah, Akselerasi Pembangunan Tetap Jalan

Pengerjaan Menunggu Kepastian Anggaran

Yanti menegaskan, penataan Forest Walk harus dilakukan secara bertahap mengingat kebutuhan anggaran yang cukup besar. Hingga kini, waktu pelaksanaan belum bisa dipastikan karena masih menunggu kesiapan biaya dan detail teknis.

Meski demikian, selama proses perbaikan nantinya, area Babakan Siliwangi di luar Forest Walk tetap akan dibuka dan dapat dikunjungi oleh masyarakat.

Selain Babakan Siliwangi, Pemkot Bandung juga berencana melakukan perbaikan di sejumlah taman kota lainnya pada 2026, meski belum dirinci lebih lanjut.

Imbauan untuk Pengunjung

Di akhir keterangannya, Yanti mengimbau pengunjung untuk turut menjaga kebersihan dan ketertiban di kawasan Babakan Siliwangi. Ia mengaku masih menemukan pengunjung yang merokok di area terlarang serta membuang sampah sembarangan.

“Kami mohon pengertian warga. Jika Babakan Siliwangi belum sepenuhnya nyaman, itu karena proses penataan masih berjalan. Kami juga berharap pengunjung ikut menjaga fasilitas yang ada,” pungkasnya.*** (Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Panglima TNI Ungkap Alasan Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Ini Penjelasannya
Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya
Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka
Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
Kapolda Jabar Ungkap Kapasitas Fantastis Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:59 WIB

Panglima TNI Ungkap Alasan Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Ini Penjelasannya

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya

Kamis, 5 November 2026 - 10:00 WIB

Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi

Berita Terbaru