Kota Bandung, Kabar Pajajaran — Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala Tim Nasional Indonesia. Keputusan tersebut diumumkan pada Sabtu (3/1/2026), mengakhiri spekulasi panjang yang beredar dalam beberapa pekan terakhir.
Nama Herdman sebelumnya kerap mencuat sebagai salah satu kandidat kuat pelatih Timnas Indonesia, bersaing dengan sejumlah nama internasional lain. Menjelang pergantian tahun, peluang Herdman semakin menguat hingga akhirnya PSSI memastikan pelatih asal Inggris itu sebagai nahkoda baru skuad Garuda, menggantikan Patrick Kluivert.
John Herdman lahir di Consett, County Durham, Inggris, pada 19 Juli 1975. Berbeda dengan banyak pelatih top dunia, Herdman tidak memiliki karier panjang sebagai pemain profesional. Ia justru memilih jalur kepelatihan sejak usia muda dan meniti kariernya secara bertahap dari level pengembangan usia dini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca juga: John Herdman Resmi Nahkodai Timnas Indonesia
Langkah awal Herdman dimulai saat usianya baru menginjak 28 tahun. Ia merantau ke Selandia Baru dan mulai terlibat dalam pembinaan tim muda nasional. Kariernya kemudian berlanjut ke level senior ketika dipercaya menangani tim nasional putri Selandia Baru pada periode 2006 hingga 2011.
Bersama tim putri Selandia Baru, Herdman mencatatkan prestasi penting dengan mengantarkan tim tersebut lolos ke Piala Dunia Wanita FIFA 2007 dan 2011, serta mengamankan satu tiket Olimpiade Beijing 2008. Capaian tersebut menjadi fondasi reputasinya di level internasional.
Kesuksesan itu membuka jalan ke Kanada. Pada 2011, Herdman ditunjuk sebagai pelatih kepala tim nasional putri Kanada. Di negara tersebut, karier Herdman melonjak signifikan. Dengan lisensi UEFA Pro, ia memimpin lebih dari 100 pertandingan dan membawa Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade, masing-masing pada London 2012 dan Rio de Janeiro 2016.
Pada 2018, Herdman mengambil keputusan besar dengan beralih menangani tim nasional putra Kanada. Di bawah kepemimpinannya, Kanada mencetak sejarah dengan lolos ke Piala Dunia 2022, mengakhiri penantian selama 36 tahun. Ia juga dikenal berhasil mengubah karakter permainan Kanada menjadi lebih agresif dan kompetitif di kawasan CONCACAF.
Baca juga: Pencarian Dihentikan, Longsor Jatinangor Renggut Nyawa Empat Pekerja
Herdman tercatat sebagai satu-satunya pelatih yang pernah membawa tim putri dan tim putra dari satu negara lolos ke Piala Dunia. Pada tahun yang sama, ia juga sempat menangani Tim U-23 Kanada, mempertegas perannya dalam pembangunan sepak bola jangka panjang.
Perjalanan Herdman bersama tim nasional Kanada berakhir pada 2023, meninggalkan warisan besar dalam sistem dan mentalitas sepak bola negara tersebut. Setelah itu, ia melanjutkan karier ke level klub dengan menangani Toronto FC di Major League Soccer (MLS) pada 2023–2024.
Usai meninggalkan Toronto FC, nama Herdman sempat dikaitkan dengan Timnas Jamaika, namun kerja sama tersebut tidak pernah terealisasi. Hingga akhirnya, PSSI memberikan kepercayaan kepada Herdman untuk memimpin Timnas Indonesia menghadapi tantangan baru di level Asia dan internasional.
Dengan rekam jejak panjang, pengalaman lintas gender dan level kompetisi, serta pendekatan kepelatihan yang menekankan mentalitas dan kolektivitas, John Herdman diharapkan mampu membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh dan konsisten di panggung internasional.*** (Nalika)






