Kota Bandung, Kabar Pajajaran — Kekalahan Borneo FC Samarinda dari Malut United FC menjadi kabar baik bagi Persib Bandung dan tentu saja Bobotoh dalam persaingan papan atas Super League 2025–2026. Meski demikian, posisi Maung Bandung di puncak klasemen masih belum sepenuhnya aman.
Borneo FC gagal memanfaatkan peluang menyalip Persib setelah kalah dramatis dengan skor 2-3 dari Malut United. Hasil tersebut membuat kedua tim kini sama-sama mengoleksi 34 poin. Namun, Persib tetap berada di posisi teratas klasemen sementara.
Menariknya, secara selisih gol keseluruhan, Borneo FC masih unggul satu gol atas Persib. Kondisi ini menegaskan bahwa penentuan peringkat tidak ditentukan oleh selisih gol, melainkan oleh rekor head to head, sesuai regulasi kompetisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca juga: Tandukan Keras Andrew Jung Antar Persib Tundukkan PSM, Maung Bandung Kudeta Puncak Klasemen!
Head to Head Jadi Penentu Utama
Dalam regulasi Super League, apabila dua tim memiliki jumlah poin yang sama, maka penentuan peringkat dilakukan berdasarkan urutan kriteria sebagai berikut:
-
Head to head, dengan urutan:
-
Perolehan poin dari pertemuan langsung antarklub yang memiliki poin sama
-
Selisih gol dari laga head to head
-
Jumlah gol yang dicetak dalam laga head to head
-
-
Selisih gol keseluruhan
-
Jumlah gol keseluruhan
-
Fair play
-
Undian
Dengan regulasi tersebut, meskipun Borneo FC unggul selisih gol secara total, posisi Persib tetap lebih baik karena unggul dalam perhitungan head to head atas Pesut Etam.
Persaingan Puncak Masih Panas
Hasil ini membuat Persib tetap bertahan di puncak klasemen, namun persaingan masih sangat terbuka. Jumlah poin yang sama dan selisih satu gol antara Persib Bandung dengan Borneo FC menjadi sinyal bahwa satu hasil saja di laga berikutnya bisa kembali mengubah peta klasemen.
Bagi Persib, kemenangan di laga sebelumnya ditambah kegagalan Borneo FC meraih poin penuh menjadi modal penting. Namun, Maung Bandung tetap dituntut menjaga konsistensi agar keunggulan head to head tersebut tidak menjadi sia-sia.
Dengan kompetisi yang masih panjang dan jadwal padat, duel Persib dan Borneo FC dipastikan masih akan menjadi sorotan utama dalam perburuan gelar Super League 2025–2026.*** (Prama)
















