Tingkatkan Ketangguhan Warga, BPBD Kota Cimahi Siapkan Delapan Titik EWS Pantau Muka Air Tahun Ini

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: simulasi perangkat Early Warning System (EWS) yang akan menjadi garda terdepan dalam sistem peringatan dini banjir di Kota Cimahi. Dengan rencana penambahan 8 titik pantau muka air tahun ini, BPBD Kota Cimahi berupaya memberikan kepastian informasi bagi warga di 15 kelurahan rawan bencana. Inovasi teknologi ini bertujuan meningkatkan skor keselamatan masyarakat melalui deteksi dini arus dan ketinggian air sungai secara real-time. Ilustrasi: Kabar Pajajaran

Ilustrasi: simulasi perangkat Early Warning System (EWS) yang akan menjadi garda terdepan dalam sistem peringatan dini banjir di Kota Cimahi. Dengan rencana penambahan 8 titik pantau muka air tahun ini, BPBD Kota Cimahi berupaya memberikan kepastian informasi bagi warga di 15 kelurahan rawan bencana. Inovasi teknologi ini bertujuan meningkatkan skor keselamatan masyarakat melalui deteksi dini arus dan ketinggian air sungai secara real-time. Ilustrasi: Kabar Pajajaran

Kota Cimahi, Kabar Pajajaran – Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat benteng pertahanan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi melalui inovasi teknologi. Sebagai bagian dari strategi menurunkan tingkat kerentanan masyarakat, BPBD Kota Cimahi berencana menambah pemasangan delapan titik Early Warning System (EWS) pantau muka air pada tahun ini.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai solusi efektif di tengah keterbatasan pembangunan infrastruktur fisik skala besar yang memerlukan biaya tinggi dan teknologi kompleks. Fokus utama pemerintah saat ini adalah mengombinasikan kesiapsiagaan peralatan dengan peningkatan kapasitas masyarakat.

“Tahun ini Cimahi akan memasang EWS di delapan titik untuk pantau muka air. Ini penting agar masyarakat memiliki peringatan dini sebelum bencana datang,” ujar Fithriandy dalam sebuah wawancara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Puncak Musim Hujan Bergeser ke Maret, Kota Cimahi Tetapkan Status Siaga Darurat Geohidrometeorologi

Pemasangan alat deteksi dini ini dinilai krusial mengingat seluruh 15 kelurahan di Kota Cimahi memiliki titik rawan bencana, mulai dari banjir bandang hingga genangan air yang dipicu cuaca ekstrem. Saat ini, Cimahi masih berada dalam status Siaga Darurat Geohidrometeorologi, yang menuntut kesiapsiagaan personel dan peralatan di level tertinggi.

Namun, Fithriandy menekankan bahwa teknologi EWS hanya akan efektif jika dibarengi dengan pemahaman masyarakat. Selain memasang alat, BPBD juga gencar memberikan edukasi mengenai cara evakuasi mandiri, pengenalan jalur evakuasi, hingga pengetahuan teknis seperti cara bergerak di tengah genangan air dan mengenali arus genangan.

“Jika masyarakat tahu cara bergerak saat bencana terjadi, kami percaya ketangguhan masyarakat akan lebih tinggi dan kerentanannya lebih rendah. Target akhirnya adalah meningkatkan score survive atau angka keselamatan sehingga dampak keparahan bencana bisa diminimalisir,” pungkasnya.*** (Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tiga Lembaga Konservasi Bersaing Kelola Bandung Zoo, Farhan: Pemenang Segera Diumumkan
Pabrik Sol Sepatu di Bandung Terbakar, 11 Unit Damkar Dikerahkan
Program Sekolah Maung Buka Peluang Masuk SMA Favorit di Bandung
Bojan Hodak Tinggalkan Kursi Pelatih Persib, Kini Jabat Penasihat Teknis
Euforia Juara Persib Bandung Ternoda, Ratusan Korban Kecelakaan dan Insiden Kekerasan Terjadi di Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung dan Jawa Barat Hari Ini, 25 Mei 2026: Hujan Guyur Siang hingga Malam
Ribuan Bobotoh Padati Asia Afrika Sambut Konvoi Juara Persib
Wagub Jabar Minta Bobotoh Rayakan Peluang Juara Persib Tanpa Sweeping

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:00 WIB

Tiga Lembaga Konservasi Bersaing Kelola Bandung Zoo, Farhan: Pemenang Segera Diumumkan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pabrik Sol Sepatu di Bandung Terbakar, 11 Unit Damkar Dikerahkan

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:00 WIB

Program Sekolah Maung Buka Peluang Masuk SMA Favorit di Bandung

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:40 WIB

Bojan Hodak Tinggalkan Kursi Pelatih Persib, Kini Jabat Penasihat Teknis

Senin, 25 Mei 2026 - 11:00 WIB

Euforia Juara Persib Bandung Ternoda, Ratusan Korban Kecelakaan dan Insiden Kekerasan Terjadi di Bandung

Berita Terbaru

Sebuah pabrik bahan sol sepatu di kawasan Cibolerang, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, terbakar pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 12.12 WIB. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung langsung mengerahkan 11 unit kendaraan untuk mengendalikan api. (Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama)

Bandung Raya

Pabrik Sol Sepatu di Bandung Terbakar, 11 Unit Damkar Dikerahkan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:34 WIB