Kabupaten Sumedang, Kabar Pajajaran — Proses pencarian korban longsor tebing penahan tanah (TPT) di Dusun Wates, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang resmi dinyatakan selesai. Seluruh korban yang sempat tertimbun material longsoran berhasil dievakuasi, dengan empat pekerja bangunan dinyatakan meninggal dunia.
Sebelumnya, longsor terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, saat tujuh pekerja tengah melakukan penggalian pondasi pembangunan TPT. Tebing setinggi kurang lebih enam meter di atas lokasi pekerjaan tiba-tiba runtuh dan menimbun para pekerja.
Dalam laporan awal, empat pekerja dilaporkan tertimbun, satu orang selamat, dan dua lainnya mengalami syok serta dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Proses evakuasi kemudian dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan dengan mempertimbangkan kondisi tanah yang labil dan potensi longsor susulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca juga: Longsor Tebing Timpa Pekerja TPT di Jatinangor, Empat Orang Masih Tertimbun
Setelah dilakukan pencarian dan penggalian material secara bertahap, seluruh korban berhasil ditemukan. Namun, keempat pekerja yang sebelumnya tertimbun material longsor tidak dapat diselamatkan.
Penanganan kejadian melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kabupaten Sumedang, Basarnas, TNI, Polri, SAR Brimob, BPBD Provinsi Jawa Barat, Forkopimcam Jatinangor, PMI Sumedang, serta relawan. Proses evakuasi dilakukan dengan peralatan manual dan alat berat secara terbatas demi menjaga keselamatan petugas.
Pasca kejadian, area lokasi longsor dipasangi garis pengaman. Warga di sekitar lokasi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan turun dengan intensitas tinggi, mengingat kondisi tanah yang masih rawan.
Baca juga: Longsor Tutup Jalan Cadas Pangeran, Kendaraan Bandung–Sumedang Diberlakukan Buka Tutup
Pemerintah daerah menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap kegiatan pembangunan di wilayah tersebut serta memastikan aspek keselamatan kerja menjadi perhatian utama guna mencegah kejadian serupa terulang.*** (Nalika)






