JAKARTA, KP — Aktor Revaldo Fifaldi kembali berurusan dengan polisi karena kasus penyalahgunaan narkoba. Polisi menangkap Revaldo di sebuah apartemen kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, setelah menerima laporan masyarakat terkait transaksi narkoba.
Dalam kasus terbaru ini, polisi menetapkan Revaldo sebagai tersangka. Penyidik juga menjeratnya dengan sejumlah pasal terkait kepemilikan narkotika dan obat yang mengandung psikotropika.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi mengatakan polisi menemukan sejumlah barang bukti saat menangkap Revaldo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yaitu dengan Pasal 609 KUHP, yaitu orang memiliki, menyimpan narkotika; kemudian 127 Undang-Undang Psikotropika; dan Peraturan Permenkes Nomor 14 Tahun 2005 tentang menyimpan obat yang mengandung psikotropika tanpa izin,” kata Nasriadi.
Polisi Tangkap Revaldo di Apartemen Bintaro
Polisi mulai menyelidiki kasus tersebut setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan transaksi narkoba di wilayah Jakarta Barat.
Tim Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kemudian melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, polisi mendapat informasi bahwa transaksi tersebut mengarah ke kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.
Petugas langsung bergerak ke sebuah apartemen dan menangkap Revaldo.
Polisi kemudian membawa aktor tersebut ke Mapolres Metro Jakarta Barat untuk menjalani pemeriksaan dan tes urine.
Dari lokasi penangkapan, polisi menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penggunaan narkoba. Barang bukti itu meliputi bong, pipet, korek api yang sudah dimodifikasi, serta dua plastik yang diduga berisi sabu.
Polisi juga menemukan obat psikotropika berupa Xanax dan alprazolam.
Hasil pemeriksaan urine menunjukkan Revaldo positif mengandung narkotika dan psikotropika.
Revaldo Mengaku Kembali Menggunakan Narkoba karena Ingin Fit
Nasriadi mengungkap alasan Revaldo kembali menggunakan narkoba. Menurut dia, Revaldo mengaku memakai narkoba agar tubuhnya tetap fit dan memiliki tenaga.
Revaldo juga mengaku menggunakan narkoba ketika menghadapi banyak pikiran atau tekanan.
“Alasannya adalah supaya badannya fit, kemudian supaya tenaganya kuat dan sebagainya. Bahkan sesekali dipakai karena dia banyak pikiran,” ujar Nasriadi.
Namun, polisi tidak mendalami persoalan pribadi yang membuat Revaldo kembali menggunakan narkoba. Penyidik fokus mengusut penggunaan dan kepemilikan narkotika tersebut.
Saat polisi menangkapnya, Revaldo masih dalam kondisi sadar. Nasriadi mengatakan Revaldo memang terlihat sering melamun, tetapi tetap mampu berkomunikasi dengan petugas.
Revaldo Hanya Bilang “Khilaf”
Revaldo tidak banyak bicara saat polisi membawanya menuju ruang Sie Dokkes Mapolres Metro Jakarta Barat pada Rabu (26/8/2026).
Aktor tersebut menutupi wajahnya dengan masker, topi, dan kacamata. Ia juga mengenakan jaket berwarna hitam.
Ketika wartawan mengajukan sejumlah pertanyaan, Revaldo hanya memberikan jawaban singkat.
“Khilaf,” kata Revaldo.
Pengakuan tersebut muncul ketika petugas membawa Revaldo untuk menjalani pemeriksaan kesehatan setelah penangkapan.
Polisi Buru Pemasok Sabu Revaldo
Polisi masih mengejar orang yang memasok narkoba kepada Revaldo. Nasriadi memastikan penyidik sudah mengetahui identitas pemasok tersebut.
Menurut penyelidikan polisi, Revaldo memesan sabu melalui telepon atau perangkat seluler. Ia kemudian membeli sabu seberat sekitar setengah gram dengan harga Rp650.000.
Revaldo mentransfer uang pembelian tersebut ke rekening pemasok.
“Kita telah mengantongi penyuplai atau yang memberi atau yang menjual narkotika tersebut kepada Saudara RH,” kata Nasriadi.
Polisi kini masih mencari keberadaan pemasok tersebut untuk melakukan penangkapan.
Keempat Kalinya Revaldo Tersandung Kasus Narkoba
Kasus terbaru ini menjadi kali keempat Revaldo berurusan dengan polisi akibat narkoba.
Polisi kini memproses perkara tersebut dengan sangkaan pasal berlapis. Penyidik juga masih mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan yang memasok narkoba kepada Revaldo.
Dengan penangkapan tersebut, polisi tidak hanya menyelidiki penggunaan sabu dan obat psikotropika oleh Revaldo, tetapi juga memburu pihak yang memasok barang terlarang tersebut. ***(Chq)






