KDM Ajak Warga Bijak Memanfaatkan Hasil Bumi dalam Perayaan Waisak di Karawang

Rabu, 17 Juni 2026 - 05:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Upacara Pujabakti Waisak Jawa Barat 2570 TB/2026 di kawasan Candi Jiwa dan Candi Blandongan, Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Minggu (14/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, KDM mengajak masyarakat mengedepankan cinta kasih serta bijak memanfaatkan hasil bumi demi terciptanya kehidupan yang damai dan harmonis. (Foto: Humas Jabar)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Upacara Pujabakti Waisak Jawa Barat 2570 TB/2026 di kawasan Candi Jiwa dan Candi Blandongan, Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Minggu (14/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, KDM mengajak masyarakat mengedepankan cinta kasih serta bijak memanfaatkan hasil bumi demi terciptanya kehidupan yang damai dan harmonis. (Foto: Humas Jabar)

Kabupaten Karawang, Kabar Pajajaran – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam memanfaatkan hasil bumi dan sumber daya alam agar kehidupan berjalan harmonis serta terhindar dari berbagai konflik yang merugikan umat manusia.

Pesan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM saat menghadiri Upacara Pujabakti Waisak Jawa Barat 2570 TB/2026 di kawasan Candi Jiwa dan Candi Blandongan, Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Minggu (14/6/2026).

Dalam sambutannya, KDM menilai berbagai persoalan yang terjadi di dunia, termasuk konflik dan peperangan, kerap berawal dari sikap manusia yang berlebihan dalam memanfaatkan sumber daya serta memelihara kebencian secara turun-temurun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peperangan hari ini terjadi karena kebencian yang dipelihara dan diwariskan turun-temurun,” ujar KDM.

Menurutnya, jalan terbaik untuk membangun kehidupan yang damai adalah dengan mengedepankan rasa kasih sayang dan cinta dalam setiap tindakan. Dengan cinta, manusia akan lebih menghargai sesama, alam, dan seluruh makhluk hidup.

“Orang yang mencintai rasa dan cinta, jangankan membunuh, menginjak rumput pun dia tak kuasa karena rasanya bersama semesta,” katanya.

KDM juga menekankan pentingnya sikap membatasi diri dalam memanfaatkan berbagai sumber daya. Menurutnya, kemampuan menahan diri dan memberi ruang kepada orang lain merupakan salah satu kunci terciptanya ketenangan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Orang yang membatasi diri adalah penenang selamanya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Upacara Pujabakti Waisak Jawa Barat 2570 TB/2026, Yayang Tanuryadi, menjelaskan bahwa peringatan Waisak tingkat Jawa Barat telah rutin diselenggarakan di kompleks Candi Jiwa sejak tahun 2008.

Ia berharap keberadaan situs bersejarah tersebut dapat semakin dikenal luas dan berkembang menjadi destinasi wisata budaya serta religi yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Harapan serupa disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Supriyadi. Menurutnya, pemerintah saat ini tengah menyusun berbagai langkah pemanfaatan candi-candi di Indonesia untuk kepentingan keagamaan dan pelestarian budaya.

“Kita sedang mengupayakan dan merumuskan pemanfaatan candi-candi untuk kepentingan keagamaan. Seluruh candi yang ada di Indonesia akan semakin semarak,” ujarnya.

Perayaan Waisak di kawasan Candi Jiwa dan Candi Blandongan menjadi momentum untuk memperkuat nilai toleransi, cinta kasih, serta penghormatan terhadap warisan budaya dan sejarah yang dimiliki Jawa Barat.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:20 WIB

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 15:00 WIB

Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah

Berita Terbaru