KABAR PAJAJARAN – Sejumlah komoditas pangan menunjukkan pergerakan harga yang beragam pada perdagangan Minggu (7/6/2026). Harga cabai mengalami koreksi cukup dalam setelah sempat bertahan di level tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Di sisi lain, harga bawang merah dan minyak goreng masih mencatat kenaikan.
Meski turun, harga cabai rawit merah masih berada di atas Rp 75.000 per kilogram. Komoditas ini menjadi salah satu bahan pangan dengan harga tertinggi di pasar. Sementara itu, cabai merah keriting dan cabai merah besar juga mengalami penurunan dua digit secara persentase.
Harga cabai rawit merah tercatat Rp 75.700 per kilogram atau turun 8,19 persen dibandingkan sebelumnya. Cabai merah keriting dijual Rp 61.000 per kilogram setelah terkoreksi 12,61 persen. Adapun cabai merah besar turun 11,64 persen menjadi Rp 64.550 per kilogram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bawang Merah dan Minyak Goreng Menguat
Berbeda dengan cabai, harga bawang merah justru bergerak naik. Kenaikan paling signifikan terjadi pada bawang merah ukuran sedang yang mencapai hampir 7 persen.
Pedagang menjual bawang merah ukuran sedang seharga Rp 54.350 per kilogram atau naik 6,99 persen. Sementara itu, harga bawang putih ukuran sedang ikut meningkat 0,52 persen menjadi Rp 38.850 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada kelompok minyak goreng. Harga minyak goreng curah mencapai Rp 20.700 per kilogram setelah naik 0,73 persen. Minyak goreng kemasan bermerek 1 naik menjadi Rp 24.050 per kilogram, sedangkan minyak goreng bermerek 2 berada di level Rp 23.200 per kilogram.
Harga Beras dan Gula Relatif Stabil
Pergerakan harga beras cenderung stabil dengan kenaikan tipis pada beberapa jenis. Beras kualitas super I naik 0,29 persen menjadi Rp 17.500 per kilogram. Beras kualitas bawah I juga naik 0,34 persen menjadi Rp 14.650 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas super II, beras medium I, beras medium II, dan beras kualitas bawah II tidak mengalami perubahan harga.
Untuk komoditas gula, harga gula pasir lokal turun tipis 0,26 persen menjadi Rp 19.100 per kilogram. Sedangkan gula pasir premium bertahan di level Rp 20.250 per kilogram.
Harga Daging dan Telur Kompak Turun
Kelompok protein hewani menunjukkan tren penurunan harga. Telur ayam ras segar dijual Rp 30.400 per kilogram atau turun 0,33 persen.
Harga daging ayam ras segar juga melemah 2,68 persen menjadi Rp 38.150 per kilogram. Sementara itu, daging sapi kualitas 1 turun 1,46 persen menjadi Rp 148.500 per kilogram dan daging sapi kualitas 2 turun 0,74 persen menjadi Rp 140.100 per kilogram.
Penurunan sejumlah komoditas pangan ini memberikan ruang bagi konsumen, meski beberapa kebutuhan pokok seperti bawang merah dan minyak goreng masih menunjukkan tren kenaikan harga.***(Ant)






