Isu Reshuffle Menguat, Nama Chatib Basri Disebut Masuk Bursa Calon Menkeu

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KABAR PAJAJARAN – Spekulasi mengenai perombakan Kabinet Merah Putih kembali mengemuka menjelang awal pekan depan. Di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan dinamika ekonomi global, nama ekonom senior Muhammad Chatib Basri mencuat sebagai salah satu kandidat kuat yang berpotensi mengisi jabatan Menteri Keuangan.

Sejumlah sumber menyebut Presiden Prabowo Subianto tengah mengevaluasi susunan kabinet, khususnya di sektor ekonomi. Dalam pembahasan tersebut, Chatib Basri masuk dalam daftar tokoh yang dipertimbangkan untuk memperkuat tim ekonomi pemerintah.

Kabar itu berkembang seiring munculnya informasi mengenai kepulangan Chatib dari Amerika Serikat. Saat ini, mantan Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut masih menjalani kegiatan akademik sebagai visiting fellow di Harvard Kennedy School.

Pertemuan Penting di Tanah Air

Menurut informasi yang beredar, Chatib dijadwalkan bertemu Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas pada Sabtu (6/6). Selain itu, ia juga disebut memiliki agenda pertemuan dengan Presiden Prabowo dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian agenda tersebut memicu berbagai spekulasi mengenai kemungkinan perubahan di jajaran kabinet. Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait isi maupun tujuan pertemuan tersebut.

Chatib bukan sosok baru dalam pengelolaan ekonomi nasional. Ia memimpin Kementerian Keuangan pada 2013–2014 setelah sebelumnya menjabat Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 2012–2013.

Nama Purbaya Tetap Dikaitkan dengan Pos Strategis

Di sisi lain, isu reshuffle juga menyeret nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Berbagai sumber menyebut pemerintah menyiapkan penugasan baru bagi Purbaya apabila perubahan kabinet benar-benar terjadi.

Beberapa kalangan mengaitkan nama Purbaya dengan posisi strategis di sektor moneter, termasuk dalam bursa kepemimpinan Bank Indonesia. Meski demikian, pemerintah belum memberikan penjelasan terkait kemungkinan tersebut.

Pelaku pasar menilai kombinasi pengalaman Chatib di bidang fiskal dan peran Purbaya di sektor moneter dapat meningkatkan kepercayaan investor. Namun seluruh skenario itu masih bergantung pada keputusan Presiden.

Istana Minta Publik Tidak Berspekulasi

Di tengah derasnya rumor pergantian menteri, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah belum menjadwalkan reshuffle kabinet.

Prasetyo menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ada agenda resmi mengenai pergantian menteri. Ia meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan berbagai informasi yang beredar.

Pernyataan tersebut menjadi respons atas rumor yang berkembang dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, perhatian publik tetap tertuju pada langkah Presiden Prabowo dalam menentukan arah kebijakan ekonomi dan komposisi tim kabinetnya.

Sampai Sabtu (6/6), Istana belum mengumumkan perubahan susunan kabinet maupun pergantian Menteri Keuangan secara resmi. Dengan demikian, seluruh informasi yang beredar masih sebatas spekulasi yang menunggu kepastian dari pemerintah.***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rupiah Melemah ke Rp18.000, Ini Faktor Penyebab Utamanya
Defisit APBN Mei 2026 Tercatat 0,70%, Pemerintah Pastikan Fiskal Tetap Stabil
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Ini Daftar Lengkap Denda Pelanggaran Lalu Lintas
Bahlil Pastikan Harga BBM dan Elpiji Bersubsidi Tetap hingga Akhir 2026
Kurs Rupiah Melemah dan Harga Minyak Naik, APBN 2026 Terancam Tertekan
KPK Bongkar Kasus Pemerasan WNA dari Jejak Transaksi M-Banking
Wamen Imipas Serahkan Diri ke KPK Usai OTT Imigrasi Jakbar
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar 8-21 Juni, Ini Pelanggaran yang Jadi Target

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:15 WIB

Isu Reshuffle Menguat, Nama Chatib Basri Disebut Masuk Bursa Calon Menkeu

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:00 WIB

Rupiah Melemah ke Rp18.000, Ini Faktor Penyebab Utamanya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:00 WIB

Defisit APBN Mei 2026 Tercatat 0,70%, Pemerintah Pastikan Fiskal Tetap Stabil

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:00 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Ini Daftar Lengkap Denda Pelanggaran Lalu Lintas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:02 WIB

Bahlil Pastikan Harga BBM dan Elpiji Bersubsidi Tetap hingga Akhir 2026

Berita Terbaru

Pegawai menunjukan mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Senin (18/7/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Nasional

Rupiah Melemah ke Rp18.000, Ini Faktor Penyebab Utamanya

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:00 WIB

Aktivitas pembungaan sampah di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. (Dok. Humas Jabar)

Bandung Raya

DLH Jabar Targetkan Optimalisasi TPA Sarimukti Dimulai 2027

Sabtu, 6 Jun 2026 - 13:00 WIB