Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei 2026, Warga Bisa Cek Arah Kiblat Secara Akurat

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kalibrasi Arah Kabah (Wikipedia)

Ilustrasi Kalibrasi Arah Kabah (Wikipedia)

JAKARTA, KABAR PAJAJARAN — Umat Islam dapat memanfaatkan fenomena Rashdul Kiblat pada 27 dan 28 Mei 2026 untuk mengecek arah kiblat dari rumah. Pada momen ini, matahari berada tepat di atas Ka’bah di Makkah, Arab Saudi.

Fenomena tersebut membantu masyarakat menentukan arah kiblat dengan cara sederhana. Bayangan benda yang berdiri tegak lurus akan mengarah langsung ke Ka’bah.

Kementerian Agama (Kemenag) menyebut fenomena ini sebagai Istiwa A’zham. Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah mengatakan masyarakat bisa mengamati peristiwa itu pada pukul 16.18 WIB atau 17.18 WITA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat di Indonesia bagian timur tidak dapat menyaksikan fenomena tersebut. Saat peristiwa berlangsung, matahari di wilayah itu sudah terbenam.

Dinilai Lebih Akurat

Rashdul Kiblat menjadi perhatian ahli falak dan umat Islam setiap tahun. Banyak masyarakat memanfaatkan momen ini untuk memastikan kembali arah kiblat rumah, musala, maupun masjid.

Kemenag menilai metode ini lebih akurat dibanding aplikasi kompas digital. Sensor ponsel, medan magnet, dan lokasi sering memengaruhi hasil pengukuran aplikasi.

Fenomena matahari tepat di atas Ka’bah hanya terjadi dua kali dalam setahun. Karena itu, banyak pengurus masjid memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengkalibrasi arah saf salat.

Cara Mudah Mengecek Arah Kiblat

Masyarakat dapat melakukan pengecekan arah kiblat dengan langkah sederhana berikut:

  1. Siapkan tongkat, botol, atau benda lurus lainnya.
  2. Letakkan benda di permukaan datar.
  3. Pastikan benda berdiri tegak lurus.
  4. Cocokkan waktu dengan jam resmi BMKG atau ponsel.
  5. Tepat pukul 16.18 WIB, perhatikan arah bayangan benda.
  6. Arah bayangan menunjukkan arah kiblat menuju Ka’bah.

Kemenag meminta masyarakat memastikan permukaan tetap rata agar hasil lebih presisi. Penggunaan tali bandul juga dapat membantu menjaga posisi tetap tegak lurus.

Momentum Kalibrasi Masjid

Pengurus masjid dan musala sering memanfaatkan Rashdul Kiblat untuk mengecek ulang arah kiblat bangunan. Pergeseran arah dapat muncul akibat kesalahan pengukuran awal atau perubahan struktur bangunan.

Fenomena ini tidak membutuhkan alat astronomi mahal. Masyarakat hanya memerlukan cahaya matahari, benda tegak lurus, dan waktu yang tepat.

Namun, cuaca mendung atau hujan dapat menghambat pengamatan. Bayangan benda tidak akan terlihat jelas saat matahari tertutup awan.

Para ahli falak telah lama menggunakan metode Rashdul Kiblat karena praktis dan memiliki tingkat akurasi tinggi.***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

CEO Instagram Minta Kreator Tak Terpaku pada Jangkauan, Tekankan Engagement Rate
Selebgram Brunei Woodyrman Jadi Tersangka Penganiayaan Maut di Blok M
Wajib Tahu! Ini Trik Simpan Daging Kurban agar Awet Hingga Berbulan-bulan
Libur Sekolah Idul Adha 2026 Berapa Hari? Ini Prediksi Jadwalnya
Penyembelih Hewan Kurban Wajib Penuhi 5 Syarat Ini
Fenomena Bocil SD Koleksi Parfum Ramai di Media Sosial
Heboh! 15 Ribu Pengunjung Ramaikan Festival Musik dan Kuliner di Cirebon
25 Desa di Majalengka Terima Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:00 WIB

CEO Instagram Minta Kreator Tak Terpaku pada Jangkauan, Tekankan Engagement Rate

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:00 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei 2026, Warga Bisa Cek Arah Kiblat Secara Akurat

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:00 WIB

Wajib Tahu! Ini Trik Simpan Daging Kurban agar Awet Hingga Berbulan-bulan

Senin, 25 Mei 2026 - 08:00 WIB

Libur Sekolah Idul Adha 2026 Berapa Hari? Ini Prediksi Jadwalnya

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:00 WIB

Penyembelih Hewan Kurban Wajib Penuhi 5 Syarat Ini

Berita Terbaru

Sebuah pabrik bahan sol sepatu di kawasan Cibolerang, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, terbakar pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 12.12 WIB. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung langsung mengerahkan 11 unit kendaraan untuk mengendalikan api. (Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama)

Bandung Raya

Pabrik Sol Sepatu di Bandung Terbakar, 11 Unit Damkar Dikerahkan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:34 WIB