ESDM Terjunkan Tim Usut Blackout Sumatera, PLN dan Polri Lakukan Investigasi Bersama

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Listrik padam berskala besar atau blackout terjadi di sebagian wilayah Sumatera, Jumat malam, 22 Mei 2026. (Tangkapan Layar X, Instagram)

Listrik padam berskala besar atau blackout terjadi di sebagian wilayah Sumatera, Jumat malam, 22 Mei 2026. (Tangkapan Layar X, Instagram)

Pemerintah Selidiki Penyebab Padam Listrik Massal

KABAR PAJAJARAN–Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengirimkan tim untuk menyelidiki penyebab padam listrik di sejumlah wilayah Sumatera. Kementerian juga menyiapkan langkah mitigasi agar gangguan serupa tidak terulang.

ESDM menyatakan telah berkoordinasi secara intensif dengan PT PLN (Persero) sejak gangguan sistem kelistrikan terjadi pada Jumat (22/5/2026).

Wakil Menteri ESDM Yuliot menyebut pihaknya menaruh perhatian serius terhadap insiden blackout tersebut. Ia menegaskan gangguan listrik itu mengganggu aktivitas masyarakat dan ekonomi di wilayah terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

ESDM Fokus Investigasi Teknis dan Mitigasi

Yuliot menjelaskan tim ESDM akan melakukan investigasi teknis secara menyeluruh. Tim tersebut akan mencari akar penyebab gangguan sistem kelistrikan.

Ia menegaskan pemerintah tidak hanya mengejar pemulihan, tetapi juga pencegahan kejadian serupa. ESDM juga menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang.

PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Sumatera

Pelaksana Tugas Dirjen Ketenagalistrikan Tri Winarno mengatakan pemerintah terus memantau proses pemulihan listrik. Ia memastikan PLN memulihkan pasokan listrik agar kembali andal.

ESDM juga mengirimkan inspektur ketenagalistrikan ke lapangan untuk mempercepat investigasi. Tim tambahan akan memperkuat proses pemeriksaan di lokasi gangguan.

Tri menambahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah menginstruksikan peningkatan keandalan sistem backbone Sumatera. PLN diminta membangun jaringan pembangkit dan transmisi 500 kV/275 kV.

PLN juga diminta menyiapkan fasilitas blackstart. Fasilitas ini akan mempercepat pemulihan saat terjadi gangguan besar.

Polri Turun Tangan Selidiki Penyebab Gangguan

Bareskrim Polri juga mengirimkan tim untuk menyelidiki penyebab blackout. Tim menyasar lokasi putusnya sambungan SUTET 175–176 di Desa Tempino, Mestong, Muaro Jambi.

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim bekerja sama dengan Puslabfor Polri dan PLN. Mereka memeriksa lokasi dan mengamankan barang bukti berupa konduktor yang putus.

Brigjen Pol Mohammad Irhamni menyatakan penyelidikan masih berjalan. Ia menegaskan polisi belum menemukan indikasi kesengajaan dalam insiden tersebut.

Listrik Padam Lumpuhkan Aktivitas di Sumatera

Padam listrik massal terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat malam (22/5/2026). Kota Medan mengalami pemadaman total di berbagai titik.

Lampu penerangan jalan dan lampu lalu lintas ikut padam. Sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan Balai Kota, Gatot Subroto, hingga S. Parman terdampak gelap total.

Seorang warga, Anita, mengatakan listrik padam saat waktu salat Magrib. Ia menyebut kondisi masjid sempat gelap saat kejadian berlangsung.

Investigasi Masih Berlanjut

Hingga saat ini, ESDM, PLN, dan Polri masih melakukan investigasi bersama. Pemerintah memastikan hasil penyelidikan akan menjadi dasar penguatan sistem kelistrikan Sumatera ke depan. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi
Heboh! Purbaya Kembali Pangkas Anggaran MBG Ratusan Triliun, Ini Alasannya
Libur Sekolah Idul Adha 2026 Berapa Hari? Ini Prediksi Jadwalnya
Kurs Dolar AS di Bank Besar Masih Tinggi, Rupiah Tertekan Sentimen Domestik dan Global
Luhut Minta Maaf ke Investor Global di Singapura, Akui Gejolak Pasar Keuangan Indonesia
Bima Arya Apresiasi Peluncuran SAPA UMKM, Soroti Masalah Data yang Tak Seragam di Daerah
Prabowo Serahkan Rafale hingga A400M untuk Perkuat Kekuatan Udara TNI
Tembus Rp 17.658! Dolar AS Bikin Rupiah Kian Tertekan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:00 WIB

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:00 WIB

Heboh! Purbaya Kembali Pangkas Anggaran MBG Ratusan Triliun, Ini Alasannya

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00 WIB

ESDM Terjunkan Tim Usut Blackout Sumatera, PLN dan Polri Lakukan Investigasi Bersama

Senin, 25 Mei 2026 - 08:00 WIB

Libur Sekolah Idul Adha 2026 Berapa Hari? Ini Prediksi Jadwalnya

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:39 WIB

Kurs Dolar AS di Bank Besar Masih Tinggi, Rupiah Tertekan Sentimen Domestik dan Global

Berita Terbaru

Nasional

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:00 WIB