Viral Bayi Diduga Nyaris Tertukar di NICU RSHS Bandung, Orang Tua Ungkap Kronologi

Kamis, 9 April 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. (Antara/Bagus Ahmad Rizaldi).

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. (Antara/Bagus Ahmad Rizaldi).

Bandung, Kabar Pajajaran – Seorang ibu muda asal Kabupaten Bandung, Nina Saleha (27), mengaku mengalami kejadian mengejutkan saat bayinya dirawat di ruang NICU Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Kisah tersebut ramai diperbincangkan setelah ia membagikan kronologi melalui media sosial.

Nina menjelaskan, bayinya lahir pada 1 April 2026 di RS Unpad Jatinangor sebelum dirujuk ke RSHS pada Minggu (5/4/2026) karena mengalami sakit kuning. Selama beberapa hari, bayi laki-lakinya dirawat di ruang NICU hingga dijadwalkan pulang pada Rabu (8/4/2026).

Namun, rencana kepulangan itu justru berubah menjadi pengalaman yang membuatnya panik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bayi Ditemukan dalam Gendongan Orang Lain

Nina mengungkapkan, saat menunggu proses kepulangan bayi, ia dan suaminya sempat keluar dari ruang NICU. Perasaan tidak tenang membuatnya kembali ke ruangan tersebut. Di sana, ia mengaku melihat bayinya sedang digendong oleh orang tua pasien lain.

Ia memastikan bayi tersebut adalah anaknya karena mengenali pakaian dan selimut yang digunakan. Setelah memastikan wajah bayi, Nina segera meminta penjelasan kepada perawat yang bertugas.

Menurut Nina, perawat menyebut dirinya telah dipanggil beberapa kali. Karena tidak ada respons, bayi disebut sempat diserahkan kepada pihak lain. Penjelasan tersebut membuat Nina kecewa dan marah karena merasa tidak ada konfirmasi yang jelas.

Soroti Gelang Identitas Bayi

Selain soal dugaan tertukar, Nina juga menyoroti tindakan perawat yang disebut memotong gelang identitas bayi. Ia mengaku tidak menerima alasan yang disampaikan, yakni untuk mencegah kemungkinan virus pada gelang tersebut.

Bagi Nina, tindakan tersebut menambah kekhawatiran karena gelang identitas merupakan penanda penting untuk memastikan identitas pasien, khususnya bayi di ruang NICU.

Bayi Sudah Pulang dan Kondisi Membaik

Kini, bayi Nina telah kembali ke rumah mereka di Desa Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, dan kondisinya disebut berangsur membaik.

Ia juga menyebut pihak RSHS telah menghubungi melalui pesan WhatsApp untuk mengatur pertemuan dengan dirinya dan suami guna membahas kejadian tersebut. Hingga saat ini, pihak rumah sakit belum memberikan keterangan resmi. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Panglima TNI Ungkap Alasan Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Ini Penjelasannya
Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya
Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka
Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
Kapolda Jabar Ungkap Kapasitas Fantastis Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:59 WIB

Panglima TNI Ungkap Alasan Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Ini Penjelasannya

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya

Kamis, 5 November 2026 - 10:00 WIB

Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi

Berita Terbaru