Hujan Lebat Picu Genangan di Tol Jagorawi, Sejumlah Lajur Tak Bisa Dilintasi

Minggu, 22 Maret 2026 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas Tol Jagorawi KM 12 arah Jakarta tergenang air mulai pukul 16.45 WIB dengan ketinggian 30 sentimeter. Akibatnya, dua lajur ditutup dan lalu lintas tersendat.(Foto/Jasa Marga)

Ruas Tol Jagorawi KM 12 arah Jakarta tergenang air mulai pukul 16.45 WIB dengan ketinggian 30 sentimeter. Akibatnya, dua lajur ditutup dan lalu lintas tersendat.(Foto/Jasa Marga)

Jakarta, Kabar Pajajaran – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jabodetabek pada Jumat (20/3/2026) hingga Sabtu (21/3/2026) menyebabkan genangan air di Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta. Tepatnya di KM 12+800 hingga KM 12+600, air menggenang dengan ketinggian mencapai sekitar 30 cm.

Pihak Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melalui Representative Office 1 (RO1) langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi. Genangan terpantau mulai terjadi sekitar pukul 16.45 WIB.

Senior Manager RO1 JMT, Alvin Andituahta Singarimbun, menjelaskan bahwa tim gabungan segera diterjunkan begitu laporan diterima. Petugas dari JMT bersama Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melakukan langkah awal berupa identifikasi penyebab genangan sekaligus penanganan di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasil pemantauan menunjukkan genangan terjadi karena volume air yang melebihi kapasitas saluran. Debit air tinggi berasal dari badan jalan tol serta limpasan dari lingkungan sekitar,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu.

Melimpahnya air tersebut menyebabkan saluran drainase tidak mampu menampung aliran, sehingga air meluap hingga ke badan jalan. Untuk mempercepat surutnya genangan, petugas melakukan pembersihan sampah di saluran air yang dinilai menghambat aliran.

Di sisi lain, petugas Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) melakukan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan. Akibat genangan, bahu luar serta lajur 1 dan lajur 2 untuk sementara tidak dapat dilintasi. Sementara itu, lajur 3 dan lajur 4 masih dapat digunakan oleh pengendara.

Tak hanya di badan jalan, genangan juga berdampak pada fasilitas pendukung. Air menggenangi Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) KM 10 arah Bogor, yang mengakibatkan pompa air bersih mengalami kerusakan.

Atas pertimbangan keselamatan dan hasil koordinasi dengan pihak kepolisian, pengelola melakukan penutupan sementara TIP KM 10 mulai pukul 19.30 WIB. Rest area tersebut akan kembali dibuka setelah seluruh fasilitas berfungsi normal.

Pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama melintasi Ruas Tol Jagorawi di tengah kondisi cuaca ekstrem. *** (Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Panglima TNI Ungkap Alasan Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Ini Penjelasannya
Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:59 WIB

Panglima TNI Ungkap Alasan Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Ini Penjelasannya

Rabu, 4 November 2026 - 14:52 WIB

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Berita Terbaru