Akses Tol Layang MBZ Ditutup-Buka Mendadak, Ini Penyebabnya!

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arus Membludak, Akses Masuk MBZ ke Cikampek Dibatasi Secara Situasional,(Dok. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC))

Arus Membludak, Akses Masuk MBZ ke Cikampek Dibatasi Secara Situasional,(Dok. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC))

BEKASI, Kabar Pajajaran — Akses masuk menuju Cikampek melalui Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) diberlakukan sistem buka-tutup secara situasional. Kebijakan ini diambil menyusul tingginya volume kendaraan yang melintas di ruas tol layang tersebut.

Pengelola jalan tol, PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC), menyebutkan bahwa rekayasa lalu lintas ini merupakan diskresi dari pihak kepolisian guna mengurai kepadatan yang terus meningkat, terutama menjelang periode arus mudik Lebaran.

Sistem buka-tutup diterapkan di sejumlah titik akses masuk, yakni Jati Asih, Kalimalang, dan KM 10 A. Rekayasa lalu lintas ini mulai diberlakukan sejak Kamis (18/3/2026) pukul 22.24 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyebab Kepadatan

Padatnya arus kendaraan menjadi faktor utama diterapkannya kebijakan ini. Selain itu, gangguan kendaraan di jalan turut memperburuk kondisi lalu lintas. Beberapa kendala yang dilaporkan antara lain kendaraan mengalami overheat, kehabisan bahan bakar minyak (BBM), hingga ban kempes.

Tak hanya itu, kepadatan juga terjadi di titik keluar KM 48 Ruas Layang MBZ, yang menjadi pertemuan arus kendaraan dari Tol Jakarta-Cikampek. Kondisi ini membuat arus lalu lintas semakin tersendat sehingga diperlukan pengaturan secara situasional.

MBZ Arah Cikampek Padat, Polisi Terapkan Sistem Buka-Tutup (Jasa Marga)

Imbauan untuk Pengguna Jalan

PT JJC mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap mengutamakan keselamatan selama berkendara. Pengendara diminta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima serta kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum melakukan perjalanan.

Selain itu, kecukupan BBM dan daya listrik kendaraan juga harus diperhatikan untuk menghindari kendala di tengah perjalanan. Pengguna jalan juga diingatkan untuk mengantisipasi perubahan cuaca, terutama hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi jalan.

Untuk memperoleh informasi lalu lintas terkini, masyarakat dapat menghubungi layanan One Call Center Jasa Marga di nomor 133, memantau akun media sosial resmi, atau menggunakan aplikasi Travoy.

Kebijakan buka-tutup ini diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalur utama menuju Cikampek. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jabar Siap Bangun PSEL Juni 2026, Sampah Diolah Jadi Listrik di Bogor dan Bekasi
KDM Hadiri Nikah Massal di Depok, Pesan Tegas: Jangan Berutang Demi Resepsi
Perangi Banjir, Dedi Mulyadi Dorong Penambahan Danau hingga PLTSa di Kabupaten Bandung
Harga LPG 12 Kg Naik, Warga Antisipasi Lonjakan Biaya Hidup
Viral Siswa Ejek Guru, Gubernur Jabar Minta Hukuman Diganti Kerja Sosial
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika: Bandung dan Sejumlah Kota di Jawa Barat Berpotensi Hujan Sepanjang Hari
Harga BBM Resmi di Seluruh SPBU RI, Berlaku 18 April 2026
Evakuasi Selesai, Seluruh Korban Helikopter PK-CFX Tiba di Lanud Supadio

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:14 WIB

Jabar Siap Bangun PSEL Juni 2026, Sampah Diolah Jadi Listrik di Bogor dan Bekasi

Rabu, 22 April 2026 - 10:08 WIB

KDM Hadiri Nikah Massal di Depok, Pesan Tegas: Jangan Berutang Demi Resepsi

Selasa, 21 April 2026 - 17:34 WIB

Perangi Banjir, Dedi Mulyadi Dorong Penambahan Danau hingga PLTSa di Kabupaten Bandung

Senin, 20 April 2026 - 11:09 WIB

Harga LPG 12 Kg Naik, Warga Antisipasi Lonjakan Biaya Hidup

Minggu, 19 April 2026 - 09:39 WIB

Viral Siswa Ejek Guru, Gubernur Jabar Minta Hukuman Diganti Kerja Sosial

Berita Terbaru