Volume Kendaraan Naik 10 Persen di Jabar, Pemudik Mulai Padati Jalur Arteri

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Perserta Program Mudik Gratis (Kemenhub)

Ilustrasi Perserta Program Mudik Gratis (Kemenhub)

KOTA BANDUNG, Kabar Pajajaran — Volume kendaraan di sejumlah jalur arteri di Jawa Barat mulai mengalami peningkatan pada H-6 Idulfitri 2026 atau Minggu (15/3/2026). Meski terjadi lonjakan, kondisi lalu lintas secara umum masih terpantau stabil dengan situasi ramai lancar.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, mengatakan peningkatan volume kendaraan terjadi di jalur arteri yang mengarah ke wilayah Priangan Timur.

“Untuk jalur arteri menuju Priangan Timur terjadi peningkatan sekitar 10 persen, namun masih dalam kondisi terkendali,” ujar Dhani, Selasa (17/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepadatan kendaraan juga terpantau di kawasan Stasiun Bandung (Hall) serta di jalur Pantura Bekasi. Meski demikian, arus lalu lintas di kedua titik tersebut dilaporkan masih lancar.

Selain jalur darat, lonjakan pergerakan pemudik juga terlihat pada moda transportasi kereta api. Data menunjukkan jumlah penumpang kereta api jarak jauh di wilayah DAOP II mencapai 57.729 orang pada Sabtu (14/3/2026). Angka tersebut meningkat 90,12 persen atau bertambah 27.365 penumpang dibandingkan hari sebelumnya.

Peningkatan serupa terjadi di wilayah DAOP III dengan total 30.060 penumpang, atau naik 95,64 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Tidak hanya itu, jumlah pengguna LRT juga mengalami lonjakan signifikan. Tercatat sebanyak 29.555 penumpang menggunakan layanan tersebut, meningkat hingga 130,3 persen.

Sementara itu, jumlah penumpang Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) juga menunjukkan tren kenaikan. Pada 14 Maret 2026, jumlah penumpang mencapai 30.345 orang atau meningkat 51,81 persen.

Di sisi lain, penurunan jumlah penumpang hanya terjadi di wilayah DAOP I, dengan penurunan sebesar 3,32 persen menjadi 30.135 penumpang.

Adapun untuk transportasi udara, lonjakan penumpang terjadi di Bandara Husein Sastranegara yang meningkat hingga 121 persen pada Minggu (15/3/2026).

Berbeda dengan itu, operasional penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati tidak berlangsung pada hari yang sama. Bandara tersebut diketahui hanya melayani penerbangan pada hari Selasa dan Sabtu. *** (Chokie)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Jadi ke-544 Kota Bogor, Wagub Jabar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Cuaca Bandung dan Jawa Barat Hari Ini, Kamis 4 Juni 2026: Langit Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun Sore Hari
Kejari Bandung Hentikan Kasus Korupsi, Status Tersangka Erwin dan Rendiana Gugur
Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, KDM: Jangan Hanya Puas pada Administrasi
KDM Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib, Bonus Juara dari Hasil Penjualan Sapi Pribadi
Dedi Mulyadi Ungkap Dampak Dolar Menguat, Kontraktor Enggan Ikut Tender Proyek Jalan
Reaktivasi Bandara Husein Diprediksi Perkuat Arus Wisatawan Mancanegara ke Bandung
KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Digital, Diskominfo Jabar Siapkan Evaluasi Berkala

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:00 WIB

Hari Jadi ke-544 Kota Bogor, Wagub Jabar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:00 WIB

Cuaca Bandung dan Jawa Barat Hari Ini, Kamis 4 Juni 2026: Langit Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun Sore Hari

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:00 WIB

Kejari Bandung Hentikan Kasus Korupsi, Status Tersangka Erwin dan Rendiana Gugur

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:00 WIB

Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, KDM: Jangan Hanya Puas pada Administrasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:37 WIB

KDM Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib, Bonus Juara dari Hasil Penjualan Sapi Pribadi

Berita Terbaru