Lebaran 2026 Jatuh Kapan? Ini Jawaban Lengkap yang Wajib diketahui

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pemantauan Hilal

Ilustrasi Pemantauan Hilal

Kabar Pajajaran – Menjelang penghujung Ramadhan 1447 Hijriah, suasana Lebaran mulai terasa di berbagai daerah. Pusat perbelanjaan semakin ramai, tiket perjalanan mudik kian diburu, dan satu pertanyaan yang terus muncul di tengah masyarakat: kapan tepatnya Hari Raya Idul Fitri 2026 dirayakan?

Kepastian mengenai 1 Syawal memang selalu dinantikan. Bukan sekadar penanda berakhirnya puasa, tetapi juga menjadi acuan penting bagi masyarakat dalam menyusun rencana mudik, libur panjang, hingga pelaksanaan salat Idul Fitri bersama keluarga.

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan kembali menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Syawal 1447 H. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadhan, di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti tahun-tahun sebelumnya, sidang isbat akan diawali dengan pemaparan posisi hilal oleh tim ahli. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan sidang tertutup yang membahas hasil rukyatul hilal dari berbagai wilayah di Indonesia. Hasil akhirnya akan diumumkan kepada publik sebagai keputusan resmi pemerintah.

Di sisi lain, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan tanggal Idul Fitri. Melalui metode hisab dengan pendekatan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), organisasi ini menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Penetapan tersebut menggunakan kriteria astronomis yang berlaku secara global, di mana seluruh dunia dianggap sebagai satu kesatuan dalam menentukan awal bulan hijriah. Prinsip ini berbeda dengan pendekatan yang mempertimbangkan visibilitas hilal di masing-masing wilayah.

Sementara itu, Nahdlatul Ulama masih menunggu hasil rukyatul hilal di akhir Ramadhan. Berdasarkan perhitungan awal yang dirilis Lembaga Falakiyah, posisi hilal pada 29 Ramadhan diperkirakan sudah berada di atas ufuk di seluruh wilayah Indonesia.

Namun demikian, ketinggian dan elongasi hilal dinilai belum memenuhi kriteria imkan rukyat, yaitu standar minimal agar hilal dapat terlihat secara kasat mata. Dalam kondisi seperti ini, kemungkinan hilal tidak dapat diamati secara langsung.

Jika hal tersebut terjadi, maka penentuan awal Syawal berpotensi menggunakan metode istikmal, yakni menyempurnakan bulan Ramadhan menjadi 30 hari. Artinya, Hari Raya Idul Fitri kemungkinan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Perbedaan metode yang digunakan oleh masing-masing pihak inilah yang kerap memunculkan potensi perbedaan tanggal Lebaran di Indonesia. Meski begitu, masyarakat diimbau tetap menunggu pengumuman resmi pemerintah sebagai rujukan utama.

Di tengah berbagai prediksi yang beredar, satu hal yang pasti: momen Idul Fitri tetap menjadi waktu yang dinanti untuk kembali berkumpul, saling memaafkan, dan merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa.

Kini, publik hanya tinggal menunggu hasil sidang isbat yang akan menjadi penentu akhir: apakah Lebaran tahun ini akan dirayakan serentak, atau kembali berbeda seperti beberapa tahun sebelumnya. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Helikopter PK-CFX Putus Kontak di Sekadau, Operasi Pencarian Dikebut
Empat Prajurit BAIS TNI Terancam 12 Tahun Penjara di Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditahan Kejaksaan Agung, Publik Soroti Nasib Lembaga Pengawas
Korlantas Berlakukan Nasional Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama, Berlaku Sementara hingga 2026
Link Resmi Dibuka! Pemerintah Rekrut 30 Ribu Manajer Kopdes dan 5.476 Pegawai Nelayan
Tol Getaci Mandek, Pemerintah Timbang Alihkan Fokus ke Bendungan Pengendali Banjir
Korlantas Siapkan Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Pertama Berlaku Nasional 2026, Dedi Mulyadi: Momentum Besar Wajib Pajak
Harga Emas Antam Anjlok Rp42.000 per Gram di Awal Pekan, Buyback Ikut Turun

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:50 WIB

Helikopter PK-CFX Putus Kontak di Sekadau, Operasi Pencarian Dikebut

Kamis, 16 April 2026 - 13:36 WIB

Empat Prajurit BAIS TNI Terancam 12 Tahun Penjara di Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Kamis, 16 April 2026 - 12:16 WIB

Korlantas Berlakukan Nasional Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama, Berlaku Sementara hingga 2026

Kamis, 16 April 2026 - 10:47 WIB

Link Resmi Dibuka! Pemerintah Rekrut 30 Ribu Manajer Kopdes dan 5.476 Pegawai Nelayan

Rabu, 15 April 2026 - 12:25 WIB

Tol Getaci Mandek, Pemerintah Timbang Alihkan Fokus ke Bendungan Pengendali Banjir

Berita Terbaru