Tol Japek II Disiapkan Jadi Jalur Alternatif Mudik Lebaran 2026, Ini Skema Pengalihan Arusnya

Minggu, 8 Maret 2026 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Jasa Marga (Persero) Tbk, melalui anak usahanya PT Jasamarga Japek Selatan (JJS), mempersiapkan jalur fungsional segmen Sadang-Bojongmangu Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan sepanjang 31,25 km (Jasa Marga)

PT Jasa Marga (Persero) Tbk, melalui anak usahanya PT Jasamarga Japek Selatan (JJS), mempersiapkan jalur fungsional segmen Sadang-Bojongmangu Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan sepanjang 31,25 km (Jasa Marga)

Karawang, Kabar Pajajaran – Jalan Tol Jakarta–Cikampek II atau Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan disiapkan sebagai jalur alternatif untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2026. Jalur tol tersebut rencananya akan difungsikan secara situasional ketika volume kendaraan di jalur utama meningkat tajam.

Kepolisian dari Polres Karawang menyatakan telah melakukan pengecekan jalur guna memastikan kesiapan jalan tol tersebut sebelum digunakan oleh para pemudik.

Kapolres Karawang Fiki N Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang Cep Wildan mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi jalur sekaligus menyiapkan skema rekayasa lalu lintas jika terjadi kepadatan kendaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tol Japek II ini akan digunakan secara situasional, baik saat arus mudik maupun balik. Jika kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta sudah sangat padat, maka kendaraan akan dialihkan untuk masuk ke Tol Japek II guna mengurai kepadatan di jalur utama,” kata Wildan di Mapolres Karawang, Jumat (6/3/2026).

Skema Pengalihan Arus Mudik

Dalam skema pengalihan arus mudik, apabila terjadi kepadatan di jalur utama Jalan Tol Jakarta–Cikampek, kendaraan dari arah Jakarta akan diarahkan masuk melalui Gerbang Tol Bojongmangu DeltaMas.

Dari titik tersebut, kendaraan pemudik akan melintasi Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan dan keluar di Gerbang Tol Sadang yang terhubung dengan Jalan Tol Cikopo–Palimanan dan Jalan Tol Cipularang.

Skema ini diharapkan dapat membantu memecah kepadatan kendaraan yang biasanya meningkat drastis saat puncak arus mudik Lebaran.

Skema Arus Balik

Sementara itu, saat arus balik Lebaran, skema serupa juga akan diterapkan apabila terjadi kepadatan kendaraan di Tol Cipularang arah Jakarta.

Jika lalu lintas sudah terlalu padat, kendaraan dari arah Bandung akan diarahkan menuju Interchange Sadang untuk masuk ke Tol Japek II. Selanjutnya kendaraan akan melintas hingga keluar di Gerbang Tol Setu, Kabupaten Bekasi.

Dengan skema tersebut, diharapkan distribusi arus kendaraan dapat lebih merata sehingga mengurangi potensi kemacetan panjang di jalur utama.

Persiapan Sarana Pendukung Mudik

Selain melakukan pengecekan jalur tol, Satlantas Polres Karawang juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung arus mudik.

Persiapan tersebut meliputi pemasangan rambu lalu lintas, penyiapan pos pelayanan dan pos pengamanan, serta pengaturan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar mempersiapkan diri dengan baik sebelum berangkat.

“Polres Karawang mengimbau para pemudik untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan selama perjalanan mudik,” ujar Wildan. *** (Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Berapa Lama BBM Bisa Disimpan? Dosen UGM Ungkap Batas Waktunya
Saham SMRA Anjlok 13,25 Persen Usai Bos Summarecon Terjaring OTT KPK
Pemprov Jabar Perbaiki 15,1 Km Jalan Parung Panjang-Cigedug
Penumpang KM Virgo Transport 8 Masih Tidur Saat Kapal Miring, Ratusan Orang Diduga Terjebak
Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian
Defisit APBD Jabar 2026 Capai Rp3,4 Triliun, Pemprov Tunggu Dana Bagi Hasil
KPK Amankan Fahd Arafiq dalam OTT Kasus HGB
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:04 WIB

Berapa Lama BBM Bisa Disimpan? Dosen UGM Ungkap Batas Waktunya

Rabu, 16 September 2026 - 07:00 WIB

Saham SMRA Anjlok 13,25 Persen Usai Bos Summarecon Terjaring OTT KPK

Rabu, 16 September 2026 - 06:00 WIB

Pemprov Jabar Perbaiki 15,1 Km Jalan Parung Panjang-Cigedug

Selasa, 15 September 2026 - 09:00 WIB

Penumpang KM Virgo Transport 8 Masih Tidur Saat Kapal Miring, Ratusan Orang Diduga Terjebak

Selasa, 15 September 2026 - 08:01 WIB

Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian

Berita Terbaru

Arsip - Sejumlah pengendara motor melintas di samping sejumlah truk yang mengantre di kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/12/2024). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/foc

Jawa Barat

Pemprov Jabar Perbaiki 15,1 Km Jalan Parung Panjang-Cigedug

Rabu, 16 Sep 2026 - 06:00 WIB

Teknologi

iOS 27 Resmi Dirilis, Ini Daftar 33 iPhone yang Kebagian Update

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB