Perpustakaan Gasibu Bertransformasi Menjadi Perpustakaan Digital, Layanan Literasi Tetap Berjalan

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menegaskan Perpustakaan Gasibu akan bertransformasi menjadi perpustakaan digital disertai layanan perpustakaan keliling selama penataan kawasan Lapangan Gasibu dan Gedung Sate. (Foto: Humas Jabar)

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menegaskan Perpustakaan Gasibu akan bertransformasi menjadi perpustakaan digital disertai layanan perpustakaan keliling selama penataan kawasan Lapangan Gasibu dan Gedung Sate. (Foto: Humas Jabar)

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Pemprov Jabar memastikan layanan literasi tetap tersedia meski kawasan Lapangan Gasibu dan halaman Gedung Sate tengah menjalani penataan. Salah satu langkahnya ialah melakukan transformasi Perpustakaan Gasibu menjadi perpustakaan digital.

Selain menghadirkan layanan digital, Pemprov Jawa Barat juga menyiapkan perpustakaan keliling agar masyarakat tetap memperoleh akses terhadap bahan bacaan selama proses penataan berlangsung.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan layanan literasi bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Insya Allah, Lapangan Gasibu terintegrasi dengan halaman Gedung Sate dan masyarakat tetap mendapatkan layanan literasi,” ujar Herman, Senin (13/7/2026).

Menurut Herman, transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya menyesuaikan layanan publik dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung penataan kawasan yang lebih tertata dan nyaman.

Transformasi Digital Perkuat Layanan Literasi

Pemprov Jabar menilai transformasi yang dilakukan menjadi solusi agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan literasi tanpa terhambat proses penataan kawasan.

Selain memanfaatkan layanan digital, masyarakat juga dapat mengakses koleksi bacaan melalui perpustakaan keliling yang akan beroperasi di sekitar Lapangan Gasibu.

Pemprov Jabar berharap langkah tersebut mampu menjaga budaya membaca sekaligus memperluas akses literasi kepada masyarakat.

Tidak hanya itu, Pemprov Jawa Barat juga mengarahkan masyarakat memanfaatkan perpustakaan umum terdekat.

Salah satu fasilitas yang ada adalah Perpustakaan Umum Kota Bandung di Jalan Seram Nomor 2, yang lokasinya tidak jauh dari Gedung Sate dan Lapangan Gasibu.

Dengan berbagai alternatif tersebut, layanan literasi tetap tersedia selama proses penataan berlangsung.

Penataan Gasibu Utamakan Kenyamanan Ruang Publik

Lapangan Gasibu selama ini menjadi salah satu ruang terbuka publik paling ramai di Kota Bandung.

Setiap hari, kawasan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, berjalan kaki, berekreasi, hingga melakukan berbagai aktivitas luar ruang.

Karena tingginya aktivitas masyarakat, Pemprov Jawa Barat melakukan penataan kawasan secara menyeluruh.

Penataan itu bertujuan menghadirkan ruang publik yang lebih lapang, aman, nyaman, dan memiliki mobilitas yang lebih baik.

Integrasi kawasan Lapangan Gasibu dengan halaman Gedung Sate juga menjadi bagian dari konsep penataan tersebut.

Pemerintah berharap kawasan itu mampu memberikan pengalaman ruang publik yang lebih berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Literasi Tetap Menjadi Prioritas Pemprov Jawa Barat

Meski fokus pada pembangunan ruang publik, Pemprov Jawa Barat menegaskan bahwa penguatan budaya literasi tetap menjadi prioritas.

Herman Suryatman menyatakan pembangunan ruang publik dan pengembangan ekosistem literasi harus berjalan beriringan.

Dengan pendekatan tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh fasilitas publik yang lebih baik, tetapi juga tetap memiliki akses terhadap layanan pendidikan dan literasi.

“Semangat literasi akan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat,” kata Herman.

Pemprov Jawa Barat berharap transformasi Perpustakaan Gasibu menjadi perpustakaan digital dapat menjadi langkah awal dalam memperluas akses literasi berbasis teknologi.

Selain mendukung modernisasi layanan perpustakaan, inovasi tersebut juga seyogyanya mampu menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya generasi muda yang semakin akrab dengan layanan digital.

Melalui kombinasi perpustakaan digital, perpustakaan keliling, dan perpustakaan umum, pemerintah berupaya memastikan budaya membaca tetap tumbuh di tengah pembangunan kawasan publik yang lebih representatif.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 15:00 WIB

Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026

Berita Terbaru