Kerajinan Jabar Makin Diminati, Transaksi PKJB 2026 Tembus Rp54 Miliar

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Jabar Erwan menghadiri Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026 di Kota Bandung yang mencatat nilai transaksi sebesar Rp54 miliar selama penyelenggaraan pada 26–28 Juni 2026. (Foto: Humas Jabar)

Wagub Jabar Erwan menghadiri Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026 di Kota Bandung yang mencatat nilai transaksi sebesar Rp54 miliar selama penyelenggaraan pada 26–28 Juni 2026. (Foto: Humas Jabar)

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026 mencatat capaian membanggakan. Nilai transaksi penjualan produk kerajinan selama tiga hari penyelenggaraan mencapai Rp54 miliar.

Capaian tersebut menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap produk kerajinan asal Jawa Barat. Selain itu, hasil tersebut memperlihatkan pertumbuhan positif sektor ekonomi kreatif berbasis budaya di provinsi ini.

Nilai transaksi dihimpun sejak hari pertama penyelenggaraan pada Jumat (26/6/2026) hingga penutupan pada Minggu (28/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Junanto Herdiawan, mengatakan bahwa pencapaian tahun ini meningkat sangat signifikan dibandingkan pelaksanaan PKJB tahun sebelumnya.

Menurut Junanto, kenaikan nilai transaksi mencapai 170 persen dibandingkan PKJB 2025.

Selain penjualan domestik, sejumlah pelaku usaha juga berhasil membuka peluang pasar internasional melalui kerja sama ekspor.

“Ada juga potensi ekspor, sudah ada deal Rp4,7 miliar,” ujar Junanto pada Minggu (28/6/2026).

Nilai Transaksi dan Pengunjung PKJB 2026 Sama-sama Meningkat

Keberhasilan PKJB 2026 tidak hanya terlihat dari besarnya nilai transaksi.

Jumlah pengunjung juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.

Sepanjang pelaksanaan acara, PKJB 2026 dikunjungi sekitar 97.000 orang.

Sementara itu, penyelenggaraan PKJB 2025 mencatat sebanyak 95.000 pengunjung.

Peningkatan tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap produk kriya dan kerajinan lokal terus bertambah.

Beragam produk unggulan dari berbagai daerah di Jawa Barat menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung.

Selain berbelanja, masyarakat juga dapat mengenal lebih dekat proses kreatif para perajin.

Momentum tersebut sekaligus memperluas promosi produk lokal kepada pasar yang lebih luas.

Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat bersama para pemangku kepentingan terus mendorong pengembangan sektor kerajinan sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

Perajin Raih Peluang Ekspor dan Dukungan Pembiayaan

PKJB 2026 juga membuka peluang baru bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Beberapa perajin berhasil menjalin kesepakatan ekspor dengan nilai mencapai Rp4,7 miliar.

Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya daya saing produk kerajinan Jawa Barat di pasar internasional.

Selain peluang ekspor, para perajin memperoleh dukungan pembiayaan dari sektor perbankan.

Total pembiayaan yang disalurkan kepada pelaku usaha mencapai Rp1,8 miliar.

Dukungan tersebut diharapkan memperkuat kapasitas produksi serta memperluas pemasaran produk kerajinan.

Melalui akses pembiayaan yang lebih baik, UMKM dapat meningkatkan kualitas produknya sekaligus memperluas jaringan usaha.

Keberhasilan PKJB tahun ini memperlihatkan sinergi positif antara pemerintah, Bank Indonesia, dunia perbankan, dan para pelaku UMKM.

Wagub Erwan Dorong Perajin Terus Berinovasi

Menanggapi hasil positif PKJB 2026, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kegiatan.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, panitia, serta seluruh pelaku UMKM yang berpartisipasi.

Menurut Erwan, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa sektor kerajinan memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian Jawa Barat.

Karena itu, ia mengajak seluruh perajin untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan akar budaya daerah.

Erwan menilai warisan budaya merupakan sumber inspirasi yang mampu melahirkan produk kreatif bernilai tinggi.

Ia berharap para perajin terus mengembangkan karya yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

“Strategi ini saya yakini dapat mengantarkan perajin Jabar bersaing di kancah nasional dan internasional,” kata Erwan.

Keberhasilan PKJB 2026 sekaligus memperkuat optimisme bahwa produk kerajinan Jawa Barat memiliki prospek besar.

Kolaborasi antarpemangku kepentingan diharapkan terus berlanjut agar sektor kriya semakin berkembang.

Dengan demikian, UMKM Jawa Barat dapat memperluas pasar, meningkatkan pendapatan, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah melalui karya-karya terbaiknya.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:20 WIB

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 15:00 WIB

Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah

Berita Terbaru