Prakiraan Cuaca 4 Mei 2026: Bandung dan Jawa Barat Didominasi Hujan Siang hingga Malam

Senin, 4 Mei 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hujan. (Photo by Nguyễn Hữu Nhã from Pexels)

Ilustrasi hujan. (Photo by Nguyễn Hữu Nhã from Pexels)

Bandung, Kabar Pajajaran – Masyarakat di wilayah Bandung dan sebagian besar Jawa Barat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang diperkirakan turun pada siang hingga malam hari, Senin (4/5/2026). Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, kondisi atmosfer saat ini masih dipengaruhi masa peralihan musim (pancaroba) yang memicu pertumbuhan awan hujan secara cepat.

Perubahan cuaca yang terjadi dalam waktu singkat menjadi ciri khas periode ini. Pagi hari cenderung cerah, namun menjelang siang awan konvektif mulai berkembang dan berpotensi memicu hujan disertai kilat serta angin kencang.

Cuaca Bandung Raya: Pagi Cerah, Hujan Datang Siang Hari

Untuk wilayah Bandung dan sekitarnya, BMKG memprakirakan kondisi cuaca pagi hari relatif cerah berawan sehingga masih aman untuk aktivitas luar ruangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun memasuki siang hingga sore, peluang hujan meningkat dengan intensitas ringan hingga sedang. Hujan lokal bahkan berpotensi berlanjut hingga malam hari di beberapa titik.

Rincian prakiraan cuaca Bandung Raya:

  • Pagi: Cerah hingga cerah berawan
  • Siang: Hujan ringan–sedang mulai terjadi
  • Sore: Hujan merata di sejumlah wilayah
  • Malam: Hujan lokal masih berpotensi turun
  • Suhu udara: 19–28°C
  • Kelembapan udara: 65–95%

Tingginya kelembapan udara serta pemanasan permukaan pada siang hari menjadi faktor utama pembentukan awan cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan hujan tiba-tiba.

Hujan Berpotensi Merata di Jawa Barat

Selain Bandung, hujan diperkirakan meluas ke berbagai daerah di Jawa Barat. Sebagian besar wilayah mengalami pola cuaca yang sama, yakni cerah pada pagi hari kemudian hujan pada siang hingga malam.

Wilayah yang berpotensi diguyur hujan meliputi:

  • Bogor, Depok, Bekasi
  • Karawang, Purwakarta, Subang
  • Sukabumi, Cianjur
  • Garut, Tasikmalaya
  • Cirebon, Indramayu
  • Majalengka, Kuningan

Intensitas hujan bervariasi dari ringan hingga sedang. Pada wilayah dataran tinggi dan pegunungan, hujan dapat disertai petir serta angin kencang berdurasi singkat.

Waspada Dampak Cuaca Ekstrem Lokal

BMKG mengingatkan masyarakat agar mewaspadai sejumlah potensi dampak cuaca, terutama pada sore hingga malam hari, antara lain:

  • Kilat atau petir saat hujan lebat
  • Angin kencang sesaat
  • Jalan licin yang meningkatkan risiko kecelakaan
  • Genangan air di kawasan perkotaan
  • Pohon tumbang di wilayah rawan

Pengendara diimbau menjaga jarak aman dan mengurangi kecepatan saat hujan turun. Sementara itu, warga yang tinggal di daerah perbukitan diminta waspada terhadap potensi longsor skala kecil saat hujan berlangsung cukup lama.

Fenomena Pancaroba Picu Hujan Tiba-tiba

BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat ini masih berada pada fase peralihan musim. Pada periode pancaroba, sinar matahari yang kuat pada pagi hingga siang hari memicu penguapan tinggi. Uap air tersebut kemudian membentuk awan hujan pada sore hari.

Akibatnya, perubahan cuaca bisa terjadi sangat cepat: dari panas terik menjadi hujan deras hanya dalam hitungan jam.

Fenomena ini diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan di wilayah Jawa Barat.

Imbauan untuk Masyarakat

Menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu, masyarakat diimbau untuk:

  • Membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas
  • Menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh
  • Memastikan saluran air di lingkungan tetap lancar
  • Memantau pembaruan informasi cuaca harian dari BMKG

Dengan kewaspadaan yang baik, aktivitas masyarakat di Bandung dan Jawa Barat diharapkan tetap berjalan lancar meskipun cuaca berubah-ubah sepanjang hari. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan
Mahasiswa Mabuk Tabrak Polisi hingga Tewas di Bandung, Dua Prajurit TNI Ada di Dalam Mobil
PPPK Bandung Barat Kembali Disorot, Diduga Main Padel Saat WFH
Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga
Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan
KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran
Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:00 WIB

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:00 WIB

PPPK Bandung Barat Kembali Disorot, Diduga Main Padel Saat WFH

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran

Berita Terbaru