Ramai Prediksi Mei Terpanas 2026, BMKG: Tunggu Sampai Bulan Ini!

Kamis, 30 April 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prediksi Hujan Bulanan di Indonesia (BMKG)

Prediksi Hujan Bulanan di Indonesia (BMKG)

JAKARTA, KABAR PAJAJARAN — Perbincangan soal cuaca panas yang terasa semakin menyengat ramai di media sosial, termasuk di platform X. Sejumlah warganet membagikan citra satelit Pulau Jawa yang tampak “memerah” dan menyimpulkan Mei 2026 sebagai puncak suhu panas tahun ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai kesimpulan tersebut tidak sepenuhnya tepat.

Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Agita Vivi, menegaskan analisis suhu tidak bisa hanya bertumpu pada rata-rata bulanan. Ia menyebut masyarakat perlu melihat suhu maksimum harian yang sering kali menjadi indikator utama kondisi panas ekstrem.

Menurut Agita, suhu rata-rata Maret 2026 tercatat 27,1 derajat Celsius atau 0,4 derajat lebih tinggi dibandingkan normal klimatologis periode 1991–2020. Meski begitu, kenaikan suhu rata-rata bukan berarti puncak panas terjadi pada Mei.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puncak Panas Diprediksi Agustus–September

BMKG justru memproyeksikan suhu maksimum tertinggi berpotensi terjadi pada puncak musim kemarau. Agita menyampaikan suhu ekstrem di Indonesia biasanya berlangsung sepanjang musim kemarau dan dapat memuncak pada Agustus hingga September 2026.

Sebagai gambaran, catatan iklim menunjukkan suhu maksimum tertinggi pada 2025 mencapai 38,8 derajat Celsius di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Data tersebut memperkuat pola bahwa suhu maksimum sering muncul pada pertengahan hingga akhir musim kemarau, bukan hanya pada awal kemarau di bulan Mei.

Sejumlah Wilayah Sudah Catat Suhu Tinggi

Pemantauan BMKG hingga akhir April 2026 menunjukkan beberapa wilayah telah mencatat suhu maksimum cukup tinggi. Sumatera Utara mencapai 36,8 derajat Celsius, Aceh 36,6 derajat Celsius, dan Banten 36,2 derajat Celsius. Suhu maksimum di DKI Jakarta juga menyentuh 35 derajat Celsius.

BMKG menjelaskan sejumlah faktor memicu peningkatan suhu tersebut. Posisi semu Matahari yang berada di sekitar lintang utara khatulistiwa meningkatkan intensitas radiasi matahari di Indonesia. Kondisi langit cerah pada pagi hingga siang hari memperkuat pemanasan permukaan karena minim tutupan awan.

Selain itu, dominasi angin timuran dari Australia yang bersifat kering menghambat pembentukan awan, terutama di wilayah selatan khatulistiwa. Kondisi ini membuat panas matahari lebih mudah mencapai permukaan bumi.

BMKG mengimbau masyarakat tidak mudah terpaku pada satu periode tertentu sebagai puncak panas. Lembaga itu menekankan suhu tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa bulan ke depan seiring memasuki puncak musim kemarau. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi
Heboh! Purbaya Kembali Pangkas Anggaran MBG Ratusan Triliun, Ini Alasannya
ESDM Terjunkan Tim Usut Blackout Sumatera, PLN dan Polri Lakukan Investigasi Bersama
Libur Sekolah Idul Adha 2026 Berapa Hari? Ini Prediksi Jadwalnya
Kurs Dolar AS di Bank Besar Masih Tinggi, Rupiah Tertekan Sentimen Domestik dan Global
Luhut Minta Maaf ke Investor Global di Singapura, Akui Gejolak Pasar Keuangan Indonesia
Bima Arya Apresiasi Peluncuran SAPA UMKM, Soroti Masalah Data yang Tak Seragam di Daerah
Prabowo Serahkan Rafale hingga A400M untuk Perkuat Kekuatan Udara TNI

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:00 WIB

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:00 WIB

Heboh! Purbaya Kembali Pangkas Anggaran MBG Ratusan Triliun, Ini Alasannya

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00 WIB

ESDM Terjunkan Tim Usut Blackout Sumatera, PLN dan Polri Lakukan Investigasi Bersama

Senin, 25 Mei 2026 - 08:00 WIB

Libur Sekolah Idul Adha 2026 Berapa Hari? Ini Prediksi Jadwalnya

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:39 WIB

Kurs Dolar AS di Bank Besar Masih Tinggi, Rupiah Tertekan Sentimen Domestik dan Global

Berita Terbaru

Nasional

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:00 WIB