Pemprov Jabar Raih Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Terbaik 2025

Selasa, 28 April 2026 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyerahkan penghargaan kepada Wakil Gubernur Erwan Setiawan (Foto Humas Jabar)

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyerahkan penghargaan kepada Wakil Gubernur Erwan Setiawan (Foto Humas Jabar)

JAKARTA, KABAR PAJAJARAN — Pemerintah Provinsi Jawa Barat meraih penghargaan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Terbaik 2025 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyerahkan penghargaan kepada Wakil Gubernur Erwan Setiawan di Plaza Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026). Pemerintah menetapkan pemenang berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2025.

Erwan menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan, penghargaan ini memacu Pemprov Jabar untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik. Ia juga menilai prestasi ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih cepat dan lebih efektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lima Provinsi Masuk Daftar Terbaik

Pemerintah pusat menempatkan Jawa Barat bersama empat provinsi lain dalam kategori terbaik. Provinsi tersebut yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan. Sejumlah kabupaten dan kota juga menerima penghargaan pada peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini.

Erwan menilai peringatan Hari Otda menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja pemerintah daerah. Ia menegaskan otonomi daerah harus memperkuat pelayanan publik dan mendorong kemandirian daerah.

Pemerintah Tekankan Tantangan Otonomi

Bima Arya memaparkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi daerah. Ia menilai integrasi perencanaan dan penganggaran belum berjalan optimal. Ia juga menyoroti birokrasi yang belum sepenuhnya berorientasi pada hasil.

Menurutnya, banyak daerah masih bergantung pada transfer fiskal pemerintah pusat. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah. Selain itu, pemerintah perlu mempercepat pemerataan layanan dasar, terutama di wilayah tertinggal, terluar, dan terpencil.

Pemerintah berharap penghargaan ini mendorong daerah memperkuat tata kelola pemerintahan dan mempercepat pembangunan di seluruh Indonesia. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Pastikan PLTSa Legok Nangka Senilai Rp7,4 Triliun Berlanjut
TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Akhir 2026, Pemprov Jabar Siapkan Strategi Baru
Pemkab Purwakarta Bahas Kebutuhan Air untuk Operasional Data Center AI di Jatiluhur
Pemprov Jabar Libatkan 25.000 Mahasiswa untuk Atasi Sampah Bandung Raya
Dedi Mulyadi Bahas Pengembangan BIJB Kertajati Jadi Kawasan Industri Pertahanan
KDM dan Kemhan Siapkan BIJB Kertajati Jadi Pusat Industri Strategis Pertahanan
2.300 Lowongan Kerja Dibuka di Subang, KDM Ajak Warga Daftar Lewat Nyari Gawe
KDM Minta Pers Jaga Independensi dan Berpihak pada Fakta

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Dedi Mulyadi Pastikan PLTSa Legok Nangka Senilai Rp7,4 Triliun Berlanjut

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:36 WIB

TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Akhir 2026, Pemprov Jabar Siapkan Strategi Baru

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pemkab Purwakarta Bahas Kebutuhan Air untuk Operasional Data Center AI di Jatiluhur

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Dedi Mulyadi Bahas Pengembangan BIJB Kertajati Jadi Kawasan Industri Pertahanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:00 WIB

KDM dan Kemhan Siapkan BIJB Kertajati Jadi Pusat Industri Strategis Pertahanan

Berita Terbaru