Bandung hingga Ambon Berpotensi Diguyur Hujan Petir, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Jumat, 10 April 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok Photo (Ist)

Dok Photo (Ist)

Kabar Pajajaran – Badan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi dua titik sirkulasi siklonik di perairan Indonesia yang memicu peningkatan signifikan pertumbuhan awan hujan. Salah satu titik terpantau berada di Samudra Hindia bagian barat daya Banten, sementara titik lainnya muncul di wilayah Laut Banda. Fenomena ini berdampak langsung pada meningkatnya intensitas hujan di banyak wilayah, terutama di sepanjang jalur pertemuan massa udara (konvergensi).

Prakirawan BMKG, Masayu, menjelaskan bahwa sirkulasi siklonik di Laut Banda memperkuat daerah konvergensi yang memanjang dari Sumatera Selatan hingga Papua Barat. Sistem ini meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di wilayah sekitarnya sehingga risiko hujan lebat makin tinggi.

BMKG mencatat daerah konvergensi saat ini membentang dari Samudra Hindia di barat Lampung hingga selatan Jawa Barat. Kondisi serupa juga terjadi dari Laut Maluku hingga Laut Banda yang memperluas cakupan wilayah terdampak. Dinamika atmosfer tersebut diprakirakan memicu hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah provinsi di Pulau Jawa dan Sulawesi, termasuk Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Maluku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain hujan lebat, BMKG juga memperingatkan potensi hujan disertai petir di sejumlah kota besar, seperti Bandung, Pangkal Pinang, Banjarmasin, dan Ambon.

Untuk wilayah timur Indonesia, hujan ringan hingga sedang diprakirakan masih mendominasi. Namun, BMKG memprediksi potensi asap atau kabut di Makassar yang dapat menurunkan jarak pandang.

Seiring munculnya dua sirkulasi siklonik tersebut, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang. BMKG mengimbau warga tetap tenang, waspada, dan rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya
Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka
Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya

Kamis, 5 November 2026 - 10:00 WIB

Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Kamis, 5 November 2026 - 08:20 WIB

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Berita Terbaru