Retakan 80 Meter di Tol Cisumdawu, Lalu Lintas Dialihkan ke Gerbang Tol Paseh

Kamis, 9 April 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerusakan berupa retakan akibat pergerakan tanah pada badan jalan terjadi di ruas Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), tepatnya di KM 207+300 wilayah Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Foto: Istimewa

Kerusakan berupa retakan akibat pergerakan tanah pada badan jalan terjadi di ruas Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), tepatnya di KM 207+300 wilayah Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Foto: Istimewa

KABAR PAJAJARAN – Retakan sepanjang sekitar 80 meter dengan kedalaman mencapai 2 meter terjadi di ruas Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu) KM 207 arah Bandung. Insiden ini memaksa pengelola menutup sementara jalur utama demi keselamatan pengguna jalan.

Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol, Agustinus Sudrajat, menegaskan pihaknya langsung mengambil langkah cepat setelah menemukan keretakan di badan jalan.

Menurutnya, penutupan dilakukan atas diskresi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Arus kendaraan dari Bandung menuju Cirebon kini dialihkan keluar melalui Gerbang Tol Paseh. Selain itu, pengelola menerapkan rekayasa lalu lintas contra flow di jalur B arah Bandung pada KM 206+125 hingga KM 208+200.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penanganan Cepat di Lapangan

Tim teknis langsung memasang rambu peringatan, menurunkan batas kecepatan, serta menutup retakan menggunakan aspal sebagai langkah darurat. Pengelola juga menyiapkan penanganan jangka panjang untuk memastikan keamanan struktur jalan tetap terjaga.

Agustinus menjelaskan, tim melakukan pengukuran topografi untuk menentukan area terdampak, menyelidiki kondisi tanah, serta mengukur kedalaman bidang longsoran. Analisis awal menunjukkan hujan berintensitas tinggi menjadi pemicu utama keretakan.

Siapkan Perkuatan Struktur Jalan

Pengelola akan melanjutkan analisis geoteknik guna menentukan metode perkuatan permanen. Rencananya, perbaikan dilakukan menggunakan bore pile dengan kedalaman sekitar 30 meter dan panjang penanganan mencapai 100 meter.

Selain itu, tim juga mengevaluasi sistem drainase secara menyeluruh untuk memastikan aliran air berfungsi optimal dan mencegah kerusakan serupa terulang.

Imbauan untuk Pengguna Jalan

Pengelola terus memantau titik rawan secara berkala dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Pengguna jalan diminta mematuhi rambu, mengikuti arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama melintas di sekitar lokasi penanganan. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati
Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus
Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027
Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang
Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta
BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Investasi Rp1,3 Triliun Siapkan Jalur Khusus 21 Kilometer
Hadapi Tantangan Media Digital, Puluhan Wartawan Ikuti UKW di Majalengka
Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026, Sekda Jabar Ajak Siswa Bangun Karakter dari Kebiasaan Sederhana

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:30 WIB

Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:00 WIB

Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:55 WIB

Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta

Berita Terbaru