Waspada! Rupiah Nyaris Sentuh Rp17.000 per Dolar AS

Senin, 23 Maret 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Nilai Mata Uang, (Freepik)

Ilustrasi Nilai Mata Uang, (Freepik)

Kabar Pajajaran – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada awal perdagangan Senin (23/3/2026). Data Google Finance menunjukkan rupiah terkoreksi 0,21% ke level Rp16.992 per dolar AS.

Pelemahan ini terjadi di tengah libur panjang pasar keuangan domestik yang berlangsung selama periode Lebaran dan Hari Raya Nyepi. Bursa dan aktivitas keuangan di dalam negeri dijadwalkan tutup sejak 18 Maret hingga 24 Maret 2026.

Meski demikian, rupiah tetap diperdagangkan di pasar luar negeri melalui skema Non-Deliverable Forward (NDF), sehingga pergerakan nilainya tetap berlangsung dan perlu dipantau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BI Pantau Pergerakan 24 Jam

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, menegaskan bahwa otoritas moneter terus memantau pergerakan rupiah secara intensif meskipun pasar domestik tutup.

Menurutnya, perdagangan di pasar global tetap berjalan normal sehingga volatilitas nilai tukar rupiah masih dapat terjadi setiap saat.

Ia juga menekankan bahwa pemantauan dilakukan melalui pasar NDF sebagai indikator utama pergerakan rupiah di luar negeri.

Tekanan Global Masih Tinggi

Tekanan terhadap rupiah tidak terlepas dari meningkatnya ketidakpastian global, terutama akibat konflik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga energi dan arus keluar modal dari negara berkembang.

Laporan Reuters menyebutkan bahwa dolar AS mencatat penurunan mingguan pertamanya sejak konflik Iran memanas. Namun, tekanan inflasi akibat kenaikan harga minyak membuat bank sentral global cenderung mempertahankan kebijakan moneter ketat (hawkish).

Sejumlah bank sentral utama juga mengambil langkah hati-hati:

  • Bank Sentral Eropa mempertahankan suku bunga sambil mewaspadai inflasi energi
  • Bank of England menahan suku bunga
  • Bank of Japan membuka peluang kenaikan suku bunga dalam waktu dekat

Di pasar keuangan, kontrak berjangka menunjukkan indeks Nikkei Jepang berpotensi melemah tajam. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik ke level 4,4055%, mendekati posisi tertinggi dalam delapan bulan terakhir.

Mata Uang Global Ikut Tertekan

Tidak hanya rupiah, sejumlah mata uang lain juga mengalami tekanan. Dolar Australia tercatat melemah 0,17% ke level US$0,7011, sedangkan dolar Selandia Baru turun tipis 0,03% ke US$0,5832.

Kondisi ini mencerminkan sentimen global yang masih dibayangi ketidakpastian, terutama terkait inflasi dan arah kebijakan suku bunga bank sentral dunia.

Waspadai Volatilitas

Dengan kondisi pasar global yang masih bergejolak, pelaku pasar diminta tetap waspada terhadap potensi volatilitas nilai tukar. Pergerakan rupiah dalam beberapa hari ke depan akan sangat dipengaruhi oleh dinamika eksternal, termasuk perkembangan geopolitik dan kebijakan moneter global. *** (Ant)

Facebook Comments Box

Sumber Berita: Reuters & CNBC

Berita Terkait

Reshuffle Besar dan Pelantikan 26 Wantimpres Warnai Awal Oktober Pemerintahan Prabowo
Fenomena ASN Resign Makin Ramai, BKN Ungkap Hanya 384 Orang yang Benar-Benar Keluar
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat Imipas, 17 ASN Kena Sanksi
Demo 6-8 Oktober di DPR/MPR, Polisi Imbau Pengendara Antisipasi Kepadatan
Prabowo Reshuffle Kabinet, Pengamat: Peralihan dari Era Jokowi Dituntaskan
Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg 1 Oktober 2026, Cek Daftar Lengkap per Provinsi
Jasad di Pulau Enggano Identik dengan ABK Kapal yang Hilang, Jarak dari Pulau Sebesi Capai 345 Km
Pemkot Bandung Kaji Ulang Investasi Revitalisasi Pasar Baru Rp800 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Reshuffle Besar dan Pelantikan 26 Wantimpres Warnai Awal Oktober Pemerintahan Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Fenomena ASN Resign Makin Ramai, BKN Ungkap Hanya 384 Orang yang Benar-Benar Keluar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat Imipas, 17 ASN Kena Sanksi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Demo 6-8 Oktober di DPR/MPR, Polisi Imbau Pengendara Antisipasi Kepadatan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet, Pengamat: Peralihan dari Era Jokowi Dituntaskan

Berita Terbaru