CCTV Bongkar Pergerakan Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Reserse Kriminal Umum Iman Imanuddin

Direktur Reserse Kriminal Umum Iman Imanuddin

Jakarta, Kabar Pajajaran – Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terbaru dalam penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Polisi menyebut aksi tersebut diduga dilakukan oleh empat orang pelaku yang telah mengikuti pergerakan korban sejak sebelum kejadian.

Direktur Reserse Kriminal Umum Iman Imanuddin mengatakan, dugaan tersebut diperoleh dari analisis rekaman CCTV di sejumlah titik di wilayah Jakarta.

“Berdasarkan hasil analisa rekaman CCTV dari beberapa titik di Jakarta, para terduga pelaku diduga telah mengikuti pergerakan korban sejak sebelum kejadian. Pergerakan mereka terdeteksi melalui beberapa kamera pengawas,” ujar Iman dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (16/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Iman, pergerakan para pelaku terpantau sejak kawasan Jakarta Selatan hingga mendekati lokasi kejadian di Jakarta Pusat. Dari rekaman tersebut, pelaku sempat melintas dan berputar di sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan pusat pemerintahan.

Para pelaku diketahui sempat mengitari Monumen Nasional dengan melintasi Jalan Medan Merdeka Raya, Jalan Ir H Juanda, serta kawasan Tugu Tani sebelum menuju Gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia.

Saat itu, Andrie Yunus diketahui sedang menghadiri sebuah acara di Gedung YLBHI. Polisi menduga para pelaku mulai mengikuti korban setelah kegiatan tersebut selesai.

“Dari YLBHI ini sudah mulai para pelaku mengikuti korban ketika korban selesai acara. Korban tidak langsung menuju lokasi kejadian, namun sempat mengisi bahan bakar di kawasan Cikini Raya, dan itu juga diikuti oleh para pelaku,” kata Iman.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga terdapat empat orang pelaku yang menggunakan dua sepeda motor. Keempatnya terlihat menunggu korban di sekitar SPBU Cikini Raya sebelum akhirnya membuntuti korban.

“Sekitar pukul 23.32 hingga 23.35 WIB para terduga pelaku terlihat berada di SPBU Cikini Raya. Diduga empat orang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini, kemudian mengikuti korban menuju Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1,” jelasnya.

Aksi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.37 WIB di Jalan Salemba 1, tepatnya di persimpangan Jalan Talang, Jakarta Pusat.

Iman menegaskan bahwa pihaknya telah memperoleh rekaman CCTV yang memperlihatkan wajah para pelaku dengan cukup jelas. Temuan tersebut dinilai sangat membantu proses penyelidikan yang saat ini masih terus berjalan.

“Puji syukur kita memperoleh rekaman CCTV dengan gambar yang cukup jelas, sehingga ini sangat membantu dalam proses penyidikan dan penyelidikan kami,” pungkasnya. ***(Ant)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya
PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III
Kapolri Suyudi Ario Seto Janji Berantas Narkoba hingga Bersihkan Internal Polri

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Selasa, 3 November 2026 - 10:18 WIB

Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 2 November 2026 - 20:00 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%

Berita Terbaru