Korban Terakhir Longsor Sampah TPST Bantargebang Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah Riki Supiadi (40) korban terakhir dalam peristiwa longsor di TPST Bantargebang, Kota Bekasi. Senin (9/3/2026) (Foto: Tim SAR Jakarta)

Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah Riki Supiadi (40) korban terakhir dalam peristiwa longsor di TPST Bantargebang, Kota Bekasi. Senin (9/3/2026) (Foto: Tim SAR Jakarta)

Bekasi, Kabar Pajajaran – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban terakhir dalam peristiwa longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Korban diketahui bernama Riki Supiadi (40) yang juga dikenal dengan panggilan Buyung. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan dengan ditemukannya korban tersebut maka seluruh korban dalam peristiwa longsor telah berhasil ditemukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban teridentifikasi bernama Riki Supiadi, laki-laki berusia 40 tahun dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju RS Polri Kramat Jati,” kata Desiana dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Ia menambahkan, operasi pencarian resmi dihentikan karena tidak ada lagi laporan orang hilang.

“Dengan ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan korban hilang maka operasi SAR dinyatakan ditutup,” ujarnya.

Tujuh Orang Tewas

Peristiwa longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang menyebabkan 13 orang menjadi korban. Dari jumlah tersebut, enam orang selamat sementara tujuh orang lainnya meninggal dunia.

Data korban dihimpun berdasarkan laporan petugas di lapangan serta keterangan saksi dan keluarga korban.

Korban yang selamat adalah:

  • Budiman
  • Johan
  • Safifudin
  • Slamet
  • Ato
  • Dofir

Sedangkan korban meninggal dunia yakni:

  1. Enda Widayanti (25), pemilik warung
  2. Sumini (60), pemilik warung
  3. Dedi Sutrisno (Karawang), sopir truk
  4. Irwan Supriatin, sopir truk
  5. Jussova Situmorang (38)
  6. Hardianto (25)
  7. Riki Supiadi (40)

Menurut Desiana, sejumlah korban ditemukan tertimbun sampah di area dekat gorong-gorong yang diduga menjadi lokasi warga berkumpul.

“Di lokasi tersebut terdapat warung sehingga kemungkinan banyak orang sedang berkumpul di sekitar situ,” katanya.

Proses Evakuasi Gunakan Alat Berat

Selain mencari korban, tim SAR juga memastikan seluruh kendaraan truk yang sempat dilaporkan tertimbun longsoran sampah telah ditemukan.

“Untuk kendaraan sudah tidak ada lagi yang tertimbun,” kata Desiana.

Dalam proses pencarian, tim penyelamat mengandalkan alat berat untuk membuka timbunan sampah. Kondisi medan yang berisiko terhadap kesehatan menjadi perhatian utama bagi tim penyelamat.

“Medannya cukup berisiko untuk kesehatan tim rescue,” ujar Desiana.

Petugas yang masuk ke area pencarian juga diwajibkan menggunakan perlengkapan pelindung seperti masker dan alat keselamatan lainnya.

Longsor Terjadi Saat Truk Mengantre

Sebelumnya, longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang terjadi pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Anggota Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Eko Uban, mengatakan longsor terjadi secara tiba-tiba ketika sejumlah sopir truk sedang menunggu giliran untuk membuang sampah.

“Pada saat truk sampah antre mau buang sampah, tiba-tiba tumpukan sampah longsor sehingga sopir yang antre tertimbun longsoran sampah,” kata Eko.

Peristiwa ini menjadi salah satu insiden paling mematikan yang terjadi di kawasan TPST Bantargebang dalam beberapa tahun terakhir. *** Ant

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, KDM: Jangan Hanya Puas pada Administrasi
KDM Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib, Bonus Juara dari Hasil Penjualan Sapi Pribadi
Dedi Mulyadi Ungkap Dampak Dolar Menguat, Kontraktor Enggan Ikut Tender Proyek Jalan
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Berompi Tahanan, Kejagung Siapkan Konferensi Pers
Usai Evaluasi 1,5 Tahun, Prabowo Rombak Pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN)
Resmi Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Siap Pastikan Anak Indonesia Dapat Gizi Terbaik
KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Digital, Diskominfo Jabar Siapkan Evaluasi Berkala
Neraca Perdagangan Jawa Barat Surplus USD 8,90 Miliar pada Empat Bulan Pertama 2026

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:00 WIB

Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, KDM: Jangan Hanya Puas pada Administrasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:37 WIB

KDM Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib, Bonus Juara dari Hasil Penjualan Sapi Pribadi

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:00 WIB

Dedi Mulyadi Ungkap Dampak Dolar Menguat, Kontraktor Enggan Ikut Tender Proyek Jalan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:00 WIB

Usai Evaluasi 1,5 Tahun, Prabowo Rombak Pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN)

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:00 WIB

Resmi Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Siap Pastikan Anak Indonesia Dapat Gizi Terbaik

Berita Terbaru

Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka berkomitmen mengawal kebutuhan anggaran cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Forum Koordinator Cabor Kabupaten Majalengka dengan DPRD Majalengka di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Rabu (3/6/2026).

Olahraga

Forum Cabor Mengadu ke DPRD, Anggaran Porprov Jadi Sorotan

Rabu, 3 Jun 2026 - 18:00 WIB