17 Tools AI Canggih Selain ChatGPT untuk Konten, Video, dan Bisnis

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilsutrasi AI (Freepik)

Ilsutrasi AI (Freepik)

Bandung, Kabar Pajajaran – Dilansir dari TechCrunch, penggunaan teknologi AI terus mengalami lonjakan signifikan sejak awal tahun, seiring langkah OpenAI memperkuat infrastruktur serta memperluas akses teknologinya.

Bahkan, OpenAI mengungkapkan bahwa sistem mereka kini memproses lebih dari 6 miliar token per menit melalui API. Angka tersebut menunjukkan betapa masifnya adopsi teknologi AI dalam berbagai sektor.

Popularitas ini menandakan bahwa ChatGPT bukan lagi sekadar alat untuk bertanya iseng. Kini, AI telah menjadi bagian dari aktivitas harian banyak orang — mulai dari bekerja, belajar, hingga berkreasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, meskipun ChatGPT sangat populer, penting untuk diketahui bahwa ia hanyalah satu dari sekian banyak tools AI yang tersedia saat ini. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai platform AI lain bermunculan dengan fitur yang tak kalah menarik, bahkan menawarkan fungsi yang lebih spesifik dan mendalam sesuai kebutuhan pengguna.

Mulai dari penulisan konten, pengolahan gambar, manajemen proyek, hingga pembuatan video dan audio, teknologi AI kini hadir dalam beragam bentuk untuk membantu meningkatkan produktivitas dan kreativitas.

Lantas, apa saja rekomendasi tools AI selain ChatGPT yang patut Anda coba? Berikut daftarnya.

 

17 Rekomendasi Tools AI Selain ChatGPT

  1. Wordtune

Wordtune dirancang khusus untuk meningkatkan kualitas tulisan. Tidak sekadar memperbaiki grammar, Wordtune membantu menyusun ulang kalimat agar lebih sesuai konteks.

Fitur andalannya meliputi rewrite kalimat dalam berbagai gaya (formal, kasual, ringkas), memberikan alternatif frasa, hingga membuat ringkasan. Cocok untuk penulis blog, email bisnis, dan copywriting.

  1. Jasper AI

Jasper AI populer di kalangan digital marketer dan profesional konten. Platform ini mampu menghasilkan berbagai jenis teks dalam banyak bahasa dengan menjaga konsistensi tone brand.

Fitur seperti “brand voice” dan template khusus menjadikannya ideal untuk tim marketing dan agensi. Kekurangannya, biaya langganan tergolong premium.

  1. Writesonic

Writesonic berfokus pada kebutuhan digital marketing dengan pendekatan SEO-friendly. AI ini membantu menyarankan kata kunci dan menyusun konten yang ramah mesin pencari.

Cocok untuk SEO writer, blogger, hingga pemilik e-commerce yang membutuhkan deskripsi produk dan landing page.

  1. CGDream

CGDream merupakan tools AI visual dengan teknologi 3D terintegrasi. Pengguna dapat menghasilkan gambar artistik maupun fotorealistik, termasuk mengonversi gambar ke model 3D.

Dilengkapi lebih dari 400 filter visual serta fitur image upscaler.

  1. Replika

Replika dikembangkan sebagai teman virtual berbasis AI yang mampu merespons secara empatik. Cocok untuk interaksi sosial ringan dan latihan percakapan.

Namun, untuk penggunaan profesional, responsnya tetap memerlukan pengawasan.

  1. Notion AI

Notion AI terintegrasi langsung dalam workspace Notion. Fungsinya meliputi merangkum dokumen, membuat to-do list, hingga membantu menyusun laporan.

Sangat cocok untuk tim kecil yang ingin meningkatkan efisiensi kerja.

  1. Grammarly

Grammarly telah lama menjadi standar pengecek tata bahasa. Selain grammar, AI-nya juga menilai nada, kejelasan, dan keterbacaan tulisan.

Meski demikian, untuk tulisan teknis tertentu, penyuntingan manual tetap diperlukan.

  1. Uberduck

Uberduck adalah AI text-to-speech dengan ribuan pilihan suara. Cocok untuk voice-over video, narasi edukatif, hingga simulasi karakter virtual.

  1. Poe by Quora

Poe memungkinkan pengguna mengakses berbagai chatbot AI dalam satu platform. Respons cepat dan pilihan model yang beragam menjadi keunggulannya.

  1. MarketMuse

MarketMuse membantu meningkatkan performa SEO dengan analisis konten dan rekomendasi kata kunci strategis.

Cocok untuk brand, agensi, dan publisher yang fokus pada optimasi mesin pencari.

  1. Copy.ai

Copy.ai memudahkan pembuatan konten marketing melalui berbagai template siap pakai, mulai dari caption media sosial hingga email marketing.

  1. Rytr

Rytr menawarkan antarmuka sederhana dengan dukungan banyak bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Cocok untuk kebutuhan konten ringan hingga menengah.

  1. QuillBot

QuillBot membantu parafrase teks dengan cepat tanpa menghilangkan makna utama. Berguna untuk menghindari plagiarisme dalam publikasi online.

  1. Scribe AI

Scribe AI membantu membuat dokumentasi dan SOP secara otomatis dari proses kerja yang berjalan.

  1. Lumen5

Lumen5 dapat mengubah artikel menjadi video profesional dengan template siap pakai. Ideal bagi content creator yang ingin membuat video tanpa skill editing mendalam.

  1. Synthesia

Synthesia memungkinkan pembuatan video dengan presenter virtual yang membacakan teks. Cocok untuk video presentasi, pelatihan, dan edukasi.

  1. Descript

Descript memudahkan editing audio dan video berbasis transkrip teks. Fitur penghapusan filler otomatis menjadi salah satu keunggulannya.

Salah satu keunggulan Descript adalah kemampuannya untuk otomatis menghilangkan suara filler seperti “uhm” dan “ah” sehingga hasilnya terdengar lebih natural.

Namun, beberapa fitur Descript canggih hanya bisa diakses lewat versi berbayar, dan terkadang hasil edit audio masih perlu sentuhan manual untuk mencapai kualitas terbaik. *** Anton

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Orion Splashdown Sukses, Astronot Artemis II Kembali ke Bumi dengan Selamat
Elon Musk Bikin Geger: 3 Tahun Lagi AI Bakal Kalahkan Otak Manusia?
Sempat Diblokir, Komdigi Kini Pulihkan Akses Wikimedia Commons
Pindah ke Facebook, Kreator Konten Bisa Digaji Rp50 Juta per Bulan!
7 Jam Sehari di HP, Remaja Lebih Mudah Alami Gangguan Makan
Demi Efisiensi AI, Meta Dikabarkan Siapkan PHK Massal
Jangan Sampai Tertipu! Ini Deretan Modus Penipuan Online yang Marak Jelang Lebaran
Puluhan CCTV di Israel Diretas Iran, Rekaman Diduga Dipakai Pantau Target Serangan

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:18 WIB

Orion Splashdown Sukses, Astronot Artemis II Kembali ke Bumi dengan Selamat

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:59 WIB

Elon Musk Bikin Geger: 3 Tahun Lagi AI Bakal Kalahkan Otak Manusia?

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:34 WIB

Sempat Diblokir, Komdigi Kini Pulihkan Akses Wikimedia Commons

Selasa, 24 Maret 2026 - 09:48 WIB

Pindah ke Facebook, Kreator Konten Bisa Digaji Rp50 Juta per Bulan!

Selasa, 24 Maret 2026 - 08:34 WIB

7 Jam Sehari di HP, Remaja Lebih Mudah Alami Gangguan Makan

Berita Terbaru