Danantara Targetkan Pangkas BUMN Rampung 2026, Entitas Rugi Siap Dilebur

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menuju BUMN Bertaraf Global, Danantara Siapkan Penggabungan Besar-besaran, Foto : Google

Menuju BUMN Bertaraf Global, Danantara Siapkan Penggabungan Besar-besaran, Foto : Google

Jakarta, Kabar Pajajaran – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tengah menjalankan transformasi menyeluruh terhadap badan usaha milik negara (BUMN) melalui tahapan pembenahan aset, restrukturisasi keuangan, hingga konsolidasi bisnis, dengan target rampung pada 2026.

CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan, sepanjang 2025 pihaknya telah memulai proses penyesuaian nilai aset atau impairment terhadap sejumlah entitas yang dinilai tidak lagi memiliki nilai ekonomi optimal. Langkah ini menjadi fondasi awal sebelum masuk ke fase restrukturisasi dan penggabungan usaha.

Hal tersebut disampaikan Rosan usai rapat tertutup bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi kami menyampaikan rencana tahun 2026, termasuk penyesuaian dari jumlah BUMN,” ujar Rosan, dikutip dari Antara.

Rapat tersebut turut membahas peta jalan Danantara sepanjang 2026, termasuk proyek-proyek strategis serta target konsolidasi BUMN agar lebih efisien dan berdaya saing.

Dari sisi operasional, Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria menjelaskan bahwa setelah proses pembenahan pembukuan, perusahaan-perusahaan negara akan menjalani restrukturisasi bisnis dan penurunan utang.

“Setelah pembukuan dirapikan, bisnisnya kami restrukturisasi, termasuk penurunan utang,” kata Dony.

Tahap berikutnya adalah konsolidasi, yang dilakukan melalui penggabungan sejumlah BUMN dengan skala kecil atau yang selama ini terus mencatatkan kerugian. Menurut Dony, entitas seperti BUMN air minum, agen perjalanan, maupun perusahaan logistik berskala kecil menjadi prioritas untuk dilebur.

“Itu yang kami pangkas, termasuk yang selama ini rugi,” ujarnya.

Meski demikian, Danantara menegaskan bahwa pembentukan BUMN baru tetap dimungkinkan, terutama pada sektor industri yang berkembang pesat namun belum memiliki pemain BUMN.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa rasionalisasi BUMN dari sekitar 1.000 entitas menjadi sekitar 200 badan usaha diharapkan mampu meningkatkan kinerja keuangan, termasuk rasio laba terhadap aset (return on assets/ROA). Presiden juga telah menginstruksikan agar pengelolaan BUMN dilakukan dengan standar bisnis internasional.

Melalui rangkaian langkah impairment, restrukturisasi, dan konsolidasi ini, pemerintah menargetkan BUMN dapat bertransformasi menjadi korporasi yang lebih sehat, produktif, serta mampu bersaing di tingkat global pada 2026. ***Anton

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi
Heboh! Purbaya Kembali Pangkas Anggaran MBG Ratusan Triliun, Ini Alasannya
ESDM Terjunkan Tim Usut Blackout Sumatera, PLN dan Polri Lakukan Investigasi Bersama
Libur Sekolah Idul Adha 2026 Berapa Hari? Ini Prediksi Jadwalnya
Kecelakaan di Tol Paspro Renggut Nyawa Dua Pendamping Gus Hilman
Kurs Dolar AS di Bank Besar Masih Tinggi, Rupiah Tertekan Sentimen Domestik dan Global
Luhut Minta Maaf ke Investor Global di Singapura, Akui Gejolak Pasar Keuangan Indonesia
Bima Arya Apresiasi Peluncuran SAPA UMKM, Soroti Masalah Data yang Tak Seragam di Daerah

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:00 WIB

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:00 WIB

Heboh! Purbaya Kembali Pangkas Anggaran MBG Ratusan Triliun, Ini Alasannya

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00 WIB

ESDM Terjunkan Tim Usut Blackout Sumatera, PLN dan Polri Lakukan Investigasi Bersama

Senin, 25 Mei 2026 - 08:00 WIB

Libur Sekolah Idul Adha 2026 Berapa Hari? Ini Prediksi Jadwalnya

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:00 WIB

Kecelakaan di Tol Paspro Renggut Nyawa Dua Pendamping Gus Hilman

Berita Terbaru

Nasional

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:00 WIB