Cimahi Defisit 200 Guru di Semester Genap 2026, Disdik Pastikan KBM Tetap Berjalan

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi menghadapi kekurangan 120 guru SD dan 80 guru SMP. Perlu strategi agar operasional sekolah dan kegiatan belajar mengajar di awal tahun 2026 tidak terganggu.

Kota Cimahi menghadapi kekurangan 120 guru SD dan 80 guru SMP. Perlu strategi agar operasional sekolah dan kegiatan belajar mengajar di awal tahun 2026 tidak terganggu.

Kota Cimahi, Kabar Pajajaran – Memasuki awal semester genap tahun 2026, dunia pendidikan di Kota Cimahi menghadapi tantangan serius terkait pemenuhan tenaga pengajar. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi mencatat adanya kekosongan pada 200 kursi guru, yang terdiri dari 120 guru Sekolah Dasar (SD) dan 80 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna, mengungkapkan bahwa data tersebut diperoleh setelah pihaknya mengumpulkan seluruh kepala sekolah negeri pada Rabu, 20 Januari lalu, untuk mendata kondisi riil di lapangan. Menurutnya, fenomena ini dipicu oleh tiga faktor utama: banyaknya guru yang memasuki masa pensiun, alih tugas guru menjadi pengawas sekolah, serta adanya pengisian jabatan kepala sekolah baru bagi 36 orang guru pada akhir Desember 2025.

“Kekosongan ini akibat pensiun, mutasi jadi pengawas sekolah, dan pengisian kepala sekolah. Tentu ini kami upayakan terus diisi agar tidak ada kelas yang tidak ada gurunya,” ujar Nana dalam wawancara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Waspada Ancaman Sesar Lembang, BPBD Kota Cimahi: Edukasi Mitigasi Tidak Boleh Putus

Meskipun terjadi defisit, Nana menegaskan bahwa proses belajar mengajar (KBM) di seluruh satuan pendidikan dipastikan tetap berjalan lancar. Untuk menyiasati kekosongan ini, sekolah didorong memanfaatkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) guna membayar honorarium guru pengganti. Sesuai petunjuk teknis, sekolah diperbolehkan mengalokasikan maksimal 20% dari dana BOS untuk gaji guru honorer.

Selain itu, strategi jangka pendek yang diambil adalah memprioritaskan rekrutmen bagi lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang sudah memiliki sertifikat pendidik. Dengan masuknya mereka ke data Dapodik, beban penggajian diharapkan dapat didorong ke pemerintah pusat melalui tunjangan khusus, sehingga tidak membebani APBD secara berlebihan.

Secara ideal, Nana menyebutkan bahwa Kota Cimahi membutuhkan sekitar 1.600 guru SD dan 800 guru SMP untuk memenuhi standar pelayanan minimal di seluruh sekolah negeri. Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan kementerian terkait dan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan untuk mencari solusi permanen terkait kebutuhan formasi ASN di masa depan.*** (Nalika)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rumah Sakit Hasan Sadikin Tegaskan Tak Ada Praktik Ilegal dalam Kasus Bayi Nyaris Tertukar
Siswi Terseret Arus Sungai di Banjaran Ditemukan Meninggal, Warga Sempat Berjuang Selamatkan Korban
Pemprov Jabar dan Kementerian PKP Kick Off Renovasi 40 Ribu Rumah Warga
Derwati Masih Tergenang, Aktivitas Sekolah dan Pedagang Terganggu
Dedi Mulyadi Akhirnya Buka Suara! Ini Alasan Sebenarnya Penataan Plaza Gedung Sate–Gasibu
Pemkot Bandung Gencarkan Operasi Gabungan, Parkir Liar di Pusat Kota Disapu Bersih
Revitalisasi Kawasan Gedung Sate Dimulai, Pemprov Jabar Targetkan Ruang Publik Terpadu Rampung Agustus 2026
Heboh! 16 Mahasiswa FH Universitas Indonesia Kompak Minta Maaf Tengah Malam, Ternyata Ini Penyebabnya

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:06 WIB

Rumah Sakit Hasan Sadikin Tegaskan Tak Ada Praktik Ilegal dalam Kasus Bayi Nyaris Tertukar

Kamis, 16 April 2026 - 11:27 WIB

Siswi Terseret Arus Sungai di Banjaran Ditemukan Meninggal, Warga Sempat Berjuang Selamatkan Korban

Kamis, 16 April 2026 - 09:10 WIB

Pemprov Jabar dan Kementerian PKP Kick Off Renovasi 40 Ribu Rumah Warga

Rabu, 15 April 2026 - 20:44 WIB

Derwati Masih Tergenang, Aktivitas Sekolah dan Pedagang Terganggu

Rabu, 15 April 2026 - 17:45 WIB

Dedi Mulyadi Akhirnya Buka Suara! Ini Alasan Sebenarnya Penataan Plaza Gedung Sate–Gasibu

Berita Terbaru