Basarnas Tambah Personel, SAR Longsor KBB Catat 41 Korban Teridentifikasi

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memasuki hari keenam, Kamis (29/1/2026)

Operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memasuki hari keenam, Kamis (29/1/2026)

KAB. BANDUNG BARAT – Operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memasuki hari keenam, Kamis (29/1/2026). Hingga sore hari, sebanyak 41 korban meninggal dunia telah berhasil teridentifikasi, sementara 25 korban lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian menyampaikan, pada pukul 16.30 WIB tim SAR gabungan kembali menemukan dua kantong jenazah yang langsung diserahkan ke tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar untuk proses identifikasi.

Ade menjelaskan, pelaksanaan operasi SAR dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi cuaca serta stabilitas lereng. Saat hujan meningkat, pencarian dihentikan sementara demi keselamatan seluruh personel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Cuaca hari ini tidak menentu, hujan ringan hingga sedang, jarak pandang terbatas, serta kejenuhan tanah meningkat sehingga potensi longsor masih tinggi,” ujarnya di lokasi kejadian.

Untuk memperkuat pencarian, SAR gabungan mendapat tambahan 14 personel dari Basarnas Lampung, dibantu relawan yang terus berdatangan. Sebanyak 17 unit alat berat juga dikerahkan di area longsor.

Proses pencarian dijadwalkan berlanjut ke hari ketujuh pada Jumat (30/1/2026). Pihak SAR akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menentukan langkah lanjutan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyebutkan, meski terjadi perubahan fisik pada jenazah yang ditemukan, proses identifikasi tetap dapat dilakukan melalui sidik jari maupun ciri khusus. ***Chokie

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya
Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka
Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya

Kamis, 5 November 2026 - 10:00 WIB

Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Kamis, 5 November 2026 - 08:20 WIB

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Berita Terbaru