Bandung Barat, Kabar Pajajaran – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat turut membantu penanganan bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dengan menyediakan jaringan internet berbasis satelit di sekitar lokasi kejadian.
Sebanyak dua unit perangkat jaringan internet telah dipasang guna mendukung kelancaran komunikasi serta pengolahan data di lapangan.
Kepala Diskominfo Jawa Barat, Adi Komar, mengatakan kehadiran jaringan internet yang stabil sangat membantu proses penanganan bencana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menghadirkan jaringan internet yang stabil sehingga memudahkan komunikasi dan penanganan longsor,” ujar Adi saat meninjau lokasi di Desa Pasirlangu, Senin (26/1/2026).
Selain menyediakan koneksi internet, Diskominfo Jabar juga menurunkan drone untuk mengambil gambar udara kawasan terdampak longsor. Data visual tersebut akan diolah sebagai bahan pemetaan dan menjadi pijakan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dalam mengambil kebijakan penanganan bencana.
Diskominfo Jabar juga membuka pusat informasi di Kantor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Pusat informasi ini bertujuan menyajikan data dan perkembangan terkini secara akurat kepada masyarakat terkait kondisi longsor di wilayah tersebut.
Dukungan turut datang dari Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Barat melalui Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP). Dinsos Jabar melakukan pemeriksaan kesehatan mental terhadap 105 pengungsi yang berada di Aula dan GOR Desa Pasirlangu, Senin (26/1/2026).
Ketua Tim Pelayanan dan Pemulihan Sosial, Rudy, menjelaskan pemeriksaan dilakukan menggunakan instrumen Self Reporting Questionnaire 20 (SRQ-20) untuk mengidentifikasi kondisi psikologis para penyintas, termasuk tingkat stres, kecemasan, serta potensi gangguan mental lainnya. Pemeriksaan menyasar penyintas terdampak langsung longsor, mulai dari usia remaja hingga lansia.
Sementara itu, kesehatan fisik para pengungsi juga dipantau oleh Dinas Kesehatan Jawa Barat, Kementerian Kesehatan, serta mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani.
Pada hari ketiga operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Senin (26/1/2026), tim SAR gabungan menyerahkan sembilan kantong jenazah kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar untuk proses identifikasi.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, menyebutkan total kantong jenazah yang telah diserahkan kepada DVI Polda Jabar sejak Sabtu (24/1/2026) hingga Senin (26/1/2026) mencapai 34 kantong. Dari jumlah tersebut, 17 korban telah berhasil diidentifikasi.
Ade menambahkan, operasi pencarian korban akan berlangsung selama 14 hari sejak penetapan status tanggap darurat bencana pada Sabtu (24/1/2026)
Sumber : portal jabarprov.go.id
















