KDM: Warga di Lokasi Longsor Kabupaten Bandung Barat Akan Direlokasi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Dedi Mulyadi memastikan relokasi warga terdampak longsor di Kabupaten Bandung Barat akan dilakukan demi keselamatan masyarakat. Kebijakan tersebut disampaikan saat ia meninjau langsung lokasi bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Sabtu (24/1/2026). Dok: Humas Jabar

Gubernur Dedi Mulyadi memastikan relokasi warga terdampak longsor di Kabupaten Bandung Barat akan dilakukan demi keselamatan masyarakat. Kebijakan tersebut disampaikan saat ia meninjau langsung lokasi bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Sabtu (24/1/2026). Dok: Humas Jabar

Kabupaten Bandung Barat, Kabar Pajajaran — Gubernur Dedi Mulyadi memastikan relokasi warga terdampak longsor di Kabupaten Bandung Barat akan dilakukan demi keselamatan masyarakat. Kebijakan tersebut disampaikan saat ia meninjau langsung lokasi bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Sabtu (24/1/2026).

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, Dedi Mulyadi menilai kondisi lingkungan di sekitar lokasi longsor didominasi oleh tanaman sayuran yang berada di kawasan perbukitan. Menurutnya, kondisi tersebut sangat rentan memicu longsor, terlebih saat curah hujan tinggi.

Dengan karakteristik kontur tanah yang labil, ia menegaskan bahwa kawasan tersebut tidak lagi layak dihuni dan berpotensi membahayakan keselamatan warga apabila tetap ditempati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Bencana Hidrometeorologi Terjang Bandung Raya, Longsor hingga Banjir Terjadi di Sejumlah Wilayah

“Daerah di sini dihutankan saja. Warga di sini direlokasi karena potensi longsor tinggi,” ujar KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, saat berada di lokasi.

Sebagai langkah penanganan awal, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat meminta warga yang selamat dari bencana longsor untuk sementara waktu mengontrak rumah. Pemprov Jabar memberikan bantuan sebesar Rp10 juta per kepala keluarga yang diperuntukkan bagi biaya sewa rumah serta kebutuhan hidup sehari-hari selama masa transisi.

Selain itu, keluarga korban meninggal dunia akibat bencana longsor akan menerima santunan sebesar Rp25 juta per kepala keluarga sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah daerah.

KDM menambahkan, saat ini Pemprov Jawa Barat masih memprioritaskan pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsor, sekaligus melakukan pemulihan dan restorasi lingkungan di sekitar lokasi kejadian.

Proses pencarian dan evakuasi korban dilakukan secara maksimal oleh tim gabungan, yang melibatkan BPBD Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Basarnas, serta unsur relawan.*** (Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nawala Marching Band Genap 30 Tahun, Perkuat Komitmen Regenerasi dan Prestasi
Harvest Moon Terangi Langit Bandung, BMKG Ungkap Waktu Terbaik Melihat Bulan Purnama
Dua Pelajar SMA Ditangkap Tim Prabu Bandung Usai Acungkan Samurai ke Polisi
Dedi Mulyadi Berduka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra, Sebut Karyanya Akan Abadi
Erwin Ungkap Perannya di Pemkot Bandung: Kini Lebih Banyak Turun ke Masyarakat
Kasus ILI dan ISPA di Kabupaten Bandung Melonjak, Dinkes Minta Warga Tak Panik
Wagub Erwan Setiawan Sampaikan Pesan di HJKB ke-216, Tekankan Kolaborasi Bandung-Jabar
Ugal-ugalan di Majalaya, Pemuda 18 Tahun Mengaku Minum Calmlet

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 19:43 WIB

Nawala Marching Band Genap 30 Tahun, Perkuat Komitmen Regenerasi dan Prestasi

Minggu, 27 September 2026 - 14:00 WIB

Harvest Moon Terangi Langit Bandung, BMKG Ungkap Waktu Terbaik Melihat Bulan Purnama

Minggu, 27 September 2026 - 13:06 WIB

Dua Pelajar SMA Ditangkap Tim Prabu Bandung Usai Acungkan Samurai ke Polisi

Minggu, 27 September 2026 - 10:00 WIB

Dedi Mulyadi Berduka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra, Sebut Karyanya Akan Abadi

Jumat, 25 September 2026 - 16:00 WIB

Erwin Ungkap Perannya di Pemkot Bandung: Kini Lebih Banyak Turun ke Masyarakat

Berita Terbaru

Ilustrasi BIJB Kertajati

Jawa Barat

BIJB Kertajati Siapkan Penguatan Modal Dasar hingga Rp8 Triliun

Jumat, 2 Okt 2026 - 15:00 WIB