Kabupaten Bandung, Kabar Pajajaran – Kapolresta Bandung Aldi Subartono turun langsung meninjau sekaligus membantu proses evakuasi dan penanganan warga terdampak banjir di Kampung Bojongkeusik RT 01 RW 01 Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Kamis (12/2/2026).
Banjir terjadi setelah tanggul Sungai Cisunggalah jebol akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu malam. Air bercampur lumpur menggenangi permukiman warga hingga ketinggian sekitar 120 sentimeter. Akibatnya, ratusan kepala keluarga terdampak dan sejumlah rumah mengalami kerusakan parah.
Kapolresta Bandung menjelaskan, banjir mulai terjadi sekitar pukul 23.15 WIB saat debit air sungai meningkat drastis hingga meluap dan merobohkan tanggul. Sedikitnya 289 kepala keluarga terdampak genangan air dan lumpur yang tersebar di beberapa RT dan RW di Desa Bojong, Kecamatan Majalaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca juga: OSN Jadi Prioritas, Cimahi Targetkan Lahirkan Generasi Cendekia
“Selain merendam ratusan rumah warga, banjir juga menyebabkan enam rumah mengalami kerusakan jebol akibat derasnya arus air. Fokus kami saat ini adalah keselamatan warga, penanganan pascabanjir, serta pemulihan kondisi lingkungan,” ujar Kombes Pol Aldi Subartono di sela-sela peninjauan lokasi.
Dalam kunjungannya, Kapolresta tidak hanya melakukan peninjauan, tetapi juga ikut membersihkan lumpur dan material sisa banjir di rumah warga bersama personel gabungan dari Polresta Bandung, Brimob Polda Jabar, TNI, BPBD Kabupaten Bandung, Satpol PP, serta relawan.
Selain itu, Polresta Bandung mengerahkan tim Dokkes untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Bantuan sosial berupa sembako dan selimut juga disalurkan guna meringankan beban korban banjir.
Baca juga: Bus Terguling di Gerbang Tol Waru Utama Sidoarjo, 17 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
“Kami hadir untuk memastikan warga mendapatkan penanganan yang cepat, mulai dari evakuasi, layanan kesehatan, hingga bantuan logistik. Sinergi seluruh unsur sangat penting agar proses pemulihan berjalan optimal,” tegas Kapolresta Bandung.
Hingga saat ini, personel gabungan masih melakukan pembersihan lingkungan dan pendataan lanjutan terhadap dampak banjir. Warga pun diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan yang masih tinggi.
Kapolresta Bandung menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat dan memastikan keamanan serta keselamatan warga menjadi prioritas utama. *** (Radit)






