Kota Cimahi, Kabar Pajajaran – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi menunjukkan solidaritas antar-daerah yang kuat dengan mengirimkan bantuan personel ke wilayah tetangga yang sedang dilanda musibah,. Meskipun harus menangani belasan titik bencana di wilayah sendiri, BPBD Cimahi tetap mengerahkan tim untuk membantu proses evakuasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB),.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa warga Cisarua. Sebagai bentuk dukungan nyata, BPBD Cimahi mengirimkan total 15 personel ke lokasi longsor selama tiga hingga empat hari masa operasi. Bantuan ini dikirimkan secara bertahap guna mempercepat penanganan di lapangan sebelum akhirnya ditarik kembali untuk memperkuat kesiapsiagaan di wilayah sendiri.
Baca juga: Cimahi Raih Peringkat Kedua Indeks Ketahanan Daerah se-Jawa Barat, Bukti Keseriusan Mitigasi Bencana
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tantangan yang dihadapi BPBD Cimahi tergolong berat karena pada saat yang bersamaan, Kota Cimahi sedang dikepung bencana akibat cuaca ekstrem. Fithriandy mengungkapkan bahwa pada akhir pekan saat bantuan dikirim ke Cisarua, terjadi 11 kejadian bencana di Kota Cimahi. Rinciannya terdiri dari sembilan titik genangan banjir dan dua kejadian bangunan rubuh yang mengakibatkan korban luka-luka.
Fithriandy menegaskan bahwa pembagian personel dilakukan dengan cermat agar penanganan di Cimahi tetap terkendali. Hal ini penting mengingat status Cimahi yang masih dalam Siaga Darurat Geohidrometeorologi, di mana seluruh 15 kelurahan di Cimahi memiliki titik rawan bencana,. BPBD harus memastikan peralatan dan personel tetap sigap menghadapi potensi luapan air maupun longsor sporadis di wilayah sendiri,.
“Kami harus tetap standby di daerah karena ada ancaman cuaca ekstrem, namun kami juga mengirimkan utusan ke KBB sebagai bentuk dukungan,” ujar Fithriandy. Beruntung, meski Cimahi diterjang 11 kejadian bencana dalam waktu singkat, tidak dilaporkan adanya korban meninggal dunia. Solidaritas ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan di kawasan Bandung Raya secara keseluruhan.*** (Radit)






