Diduga Kehabisan Tenaga, Dua Pelajar SMP Tenggelam di Sungai Citarum Lama

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua orang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang bersama teman-temannya pada Jumat (29/5/2026) sore. (Dokumen petugas Disdamkar Kabupaten Bandung)

Dua orang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang bersama teman-temannya pada Jumat (29/5/2026) sore. (Dokumen petugas Disdamkar Kabupaten Bandung)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Tragedi tenggelam menewaskan dua pelajar SMP di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (29/5/2026) sore. Kedua korban tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di kawasan Taman Bedas, Kampung Sapan, Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay.

Korban berinisial AWH (13), siswa kelas 1 SMPN 1 Bojongsoang yang tinggal di Kampung Sapan Cikeruh, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang. Korban lainnya berinisial DW (14), warga Kampung Sapan, Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay.

Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Anggota Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bandung, Wawan Gunawan, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya dua anak tenggelam sekitar pukul 16.12 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan bergabung dengan warga serta aparat setempat yang lebih dulu melakukan pencarian.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 16.12 WIB dan langsung menuju lokasi kejadian,” kata Wawan, Jumat malam.

Petugas Disdamkar, Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan warga kemudian menyisir area perairan menggunakan perahu untuk mempercepat pencarian korban.

Menurut Wawan, lokasi kejadian merupakan bagian dari aliran Sungai Citarum lama yang memiliki kedalaman cukup berbahaya.

“Kedalaman air berkisar antara 4 hingga 8 meter. Lokasi itu merupakan Sungai Citarum lama,” ujarnya.

Korban Kehabisan Tenaga Saat Berenang

Berdasarkan keterangan saksi, empat anak berenang di lokasi tersebut pada sore hari. Dua anak berhasil mencapai tepian, sedangkan dua korban diduga kehabisan tenaga saat berusaha kembali ke daratan.

Wawan menjelaskan, dua teman korban bernama Tasya dan Tegar berhasil menyelamatkan diri. Sementara AWH dan DW tidak mampu melawan kondisi air hingga akhirnya tenggelam.

“Empat anak berenang bersama. Dua anak berhasil sampai ke tepi, sedangkan dua korban diduga kehabisan tenaga sehingga tidak bisa mencapai daratan,” ujarnya.

Wawan menambahkan, kedua korban sebenarnya memiliki kemampuan berenang dan cukup sering menghabiskan waktu di lokasi tersebut bersama teman-temannya.

Ditemukan Dalam Waktu Berdekatan

Tim gabungan akhirnya menemukan korban pertama sekitar pukul 17.00 WIB. Dua puluh menit kemudian, petugas menemukan korban kedua tidak jauh dari lokasi awal tenggelam.

Setelah proses evakuasi, petugas segera membawa kedua korban ke RS Bedas Tegalluar untuk menjalani pemeriksaan medis.

Kapolsek Ciparay AKP Sugih mengatakan tenaga medis memastikan kedua korban meninggal dunia akibat tenggelam.

“Kedua korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan. Hasil pemeriksaan medis menyatakan keduanya meninggal dunia akibat tenggelam,” kata Sugih.

Polisi juga mendatangi lokasi kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk penanganan lebih lanjut.

Setelah seluruh proses selesai, petugas menyerahkan jenazah kedua korban kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta
BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Investasi Rp1,3 Triliun Siapkan Jalur Khusus 21 Kilometer
DLH Jabar Temukan Indikasi Pencemaran Udara di Kawasan Tambang Citatah, Debu Lampaui Baku Mutu
Polda Jabar Matangkan Pengamanan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat
Persib Bandung Cari Pengganti Frans Putros, Igor Tolic: Bursa Transfer Masih Terbuka
Bandung Kembali Rawan Begal, Polisi Tingkatkan Patroli dan Kejar Pelaku Kejahatan Jalanan
Bandara Husein Resmi Berganti Nama, Bandung Siapkan Penerbangan ke 10 Destinasi
ASN Bandung Barat Jadi Tersangka Korupsi Hibah Rp1,5 Miliar, Pemkab Hentikan Gaji dan Nonaktifkan Jabatan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:00 WIB

BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Investasi Rp1,3 Triliun Siapkan Jalur Khusus 21 Kilometer

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00 WIB

DLH Jabar Temukan Indikasi Pencemaran Udara di Kawasan Tambang Citatah, Debu Lampaui Baku Mutu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:00 WIB

Polda Jabar Matangkan Pengamanan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Persib Bandung Cari Pengganti Frans Putros, Igor Tolic: Bursa Transfer Masih Terbuka

Berita Terbaru