Polisi Tangkap Sejumlah Pelaku Perusakan Saat Kerusuhan May Day di Kota Bandung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menjelaskan soal kerusuhan yang dilakukan aksi massa berbaju hitam-hitam di Simpang Tamansari, Kota Bandung, Jumat (1/5/2026) malam

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menjelaskan soal kerusuhan yang dilakukan aksi massa berbaju hitam-hitam di Simpang Tamansari, Kota Bandung, Jumat (1/5/2026) malam

Bandung, Kabar Pajajaran – Kepolisian mengamankan sejumlah massa berpakaian hitam yang terlibat aksi perusakan fasilitas publik di Simpang Tamansari, Kota Bandung, Jumat (1/5/2026) malam. Penangkapan dilakukan setelah kerusuhan yang merusak pos polisi dan videotron di kawasan tersebut.

Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan menyatakan jajarannya telah menangkap beberapa orang yang diduga melakukan aksi anarkis. Namun, polisi belum mengungkap identitas maupun jumlah pasti pelaku yang diamankan.

“Kami sudah mengamankan sejumlah orang, tetapi detail mengenai identitas, barang bukti, dan peran masing-masing masih dalam proses pendalaman,” ujar Rudi kepada wartawan di Jalan Aria Jipang, Bandung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rudi menegaskan, petugas menyita berbagai barang bukti yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan perusakan. Polisi akan melanjutkan pemeriksaan dan memproses kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku.

Menurutnya, kelompok tersebut tidak menyampaikan tuntutan atau aspirasi sebagaimana aksi unjuk rasa pada umumnya. Ia menilai massa langsung melakukan perusakan tanpa agenda jelas.

“Tidak ada penyampaian pendapat atau perjuangan kelompok tertentu. Mereka langsung melakukan perusakan,” katanya.

Saat ini, aparat gabungan dari TNI dan Polri masih berjaga di kawasan Tamansari–Cikapayang untuk memastikan situasi tetap aman. Sebagian personel juga mengatur arus lalu lintas yang sebelumnya sempat terganggu akibat kerusuhan.

Kapolda memastikan kondisi di lokasi telah kembali kondusif. Meski demikian, polisi masih menyelidiki motif di balik aksi perusakan tersebut. Ia menambahkan, kawasan Cikapayang memang kerap menjadi titik berkumpul massa sehingga pengamanan akan terus diperkuat di wilayah tersebut. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bobotoh Padati Flyover Pasupati, Bandung Rayakan Kemenangan Dramatis Persib
Muhammad Farhan Dorong Warga Bandung Gunakan Produk Lokal Saat Rupiah Melemah
Pemkot Bandung Larang PKL Kembali Berjualan di Trotoar
DLH Kota Bandung Kerahkan 345 Petugas Jaga Kebersihan Saat Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda
PKL Cicadas Pilih Kompensasi Tunai daripada Relokasi demi Proyek BRT Bandung
Eceng Gondok Ancam Operasional PLTA Saguling di Bandung Barat
Persib Bandung dan Borneo FC Bersaing Ketat di Puncak Klasemen Super League 2025/2026
Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kerusuhan May Day 2026 di Bandung

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 12:00 WIB

Bobotoh Padati Flyover Pasupati, Bandung Rayakan Kemenangan Dramatis Persib

Senin, 18 Mei 2026 - 11:00 WIB

Muhammad Farhan Dorong Warga Bandung Gunakan Produk Lokal Saat Rupiah Melemah

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:00 WIB

Pemkot Bandung Larang PKL Kembali Berjualan di Trotoar

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:10 WIB

DLH Kota Bandung Kerahkan 345 Petugas Jaga Kebersihan Saat Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:28 WIB

PKL Cicadas Pilih Kompensasi Tunai daripada Relokasi demi Proyek BRT Bandung

Berita Terbaru

Ilustrasi Parfum (Pinterest)

Ragam

Fenomena Bocil SD Koleksi Parfum Ramai di Media Sosial

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengikuti prosesi pengembalian Mahkota Binokasih Sanghyang Pake ke Museum Prabu Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang, Senin (18/5/2026), usai rangkaian Kirab Milangkala Tatar Sunda di sejumlah daerah di Jawa Barat. Foto: Humas Jabar

Jawa Barat

KDM Antar Kembali Mahkota Binokasih ke Museum Prabu Geusan Ulun

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:57 WIB