Kabar Baik! Harga Cabai, Daging, hingga Beras di Jabar Turun Setelah Lebaran

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disperindag Jabar: Harga Kebutuhan Pokok Mulai Stabil Usai Idulfitri 2026 (Foto Humas Jabar)

Disperindag Jabar: Harga Kebutuhan Pokok Mulai Stabil Usai Idulfitri 2026 (Foto Humas Jabar)

BANDUNG, Kabar Pajajaran — Harga kebutuhan bahan pokok di Jawa Barat mulai menunjukkan tren penurunan sepekan setelah Idulfitri 2026. Kondisi ini dipengaruhi pasokan yang stabil, permintaan masyarakat yang kembali normal, serta berbagai langkah pengendalian harga yang dilakukan pemerintah jelang hingga selama Lebaran.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Nining Yuliastiani mengatakan, sejumlah komoditas yang sebelumnya mengalami kenaikan harga kini berangsur turun, terutama cabai dan daging sapi.

Harga Cabai Turun Signifikan

Nining menjelaskan, harga cabai rawit merah per Jumat (27/3/2026) turun 24,01 persen dibandingkan pekan sebelumnya menjadi Rp71.888 per kilogram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, harga cabai merah keriting turun 16,25 persen menjadi Rp41.678 per kilogram, dan cabai merah besar turun 26,94 persen menjadi Rp47.184 per kilogram.

“Usai Idulfitri, harga berbagai jenis cabai mengalami penurunan signifikan. Kembali normalnya permintaan masyarakat berperan besar dalam penurunan harga cabai,” ujar Nining, Senin (30/3/2026).

Daging Sapi dan Ayam Ikut Melandai

Penurunan harga juga terjadi pada komoditas daging. Harga daging sapi kini turun 7,07 persen dibandingkan pekan lalu menjadi Rp141.548 per kilogram, setelah sebelumnya sempat melonjak saat Idulfitri.

Adapun harga daging ayam ras turun 5,24 persen menjadi Rp41.908 per kilogram.

Bawang hingga Beras Mulai Stabil

Komoditas bawang merah dan bawang putih honan turut mengalami penurunan harga. Bawang merah turun 5,53 persen menjadi Rp38.968 per kilogram, sedangkan bawang putih honan turun 1,25 persen menjadi Rp35.346 per kilogram.

Menurut Nining, penurunan harga bawang merah dipicu normalnya permintaan masyarakat serta dukungan pasokan yang mencukupi. Bahkan, pasokan bawang putih honan disebut dalam kondisi surplus.

Sementara itu, harga beras juga mulai turun secara bertahap. Beras medium turun 0,13 persen menjadi Rp13.164 per kilogram, sedangkan beras premium turun 0,12 persen menjadi Rp14.549 per kilogram.

Upaya Jaga Stabilitas Harga

Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui peningkatan konektivitas distribusi, penguatan cadangan pangan, serta pengembangan kerja sama antar daerah.

Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah agar tetap berada dalam kisaran aman. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya
Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka
Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
Kapolda Jabar Ungkap Kapasitas Fantastis Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung
TBI Team Juara Umum 1 Bandung Taekwondo Open 2026 dengan 18 Medali

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya

Kamis, 5 November 2026 - 10:00 WIB

Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi

Berita Terbaru