Overpass Bojongsoang Tutup Mulai Awal Agustus, Pemkab Bandung Perbaiki Jalan Pendekat Selama 60 Hari

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Retakan di jembatan Overpass Bojongsoang di di KM 146 + 400 ruas Tol Padaleunyi, nanti selama dua bulan jembatan tersebut akan diperbaiki, Kamis (9/7/2026)

Retakan di jembatan Overpass Bojongsoang di di KM 146 + 400 ruas Tol Padaleunyi, nanti selama dua bulan jembatan tersebut akan diperbaiki, Kamis (9/7/2026)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung akan menutup total akses menuju Overpass Bojongsoang selama sekitar 60 hari mulai awal Agustus 2026. Pemkab mengambil kebijakan tersebut untuk mempercepat perbaikan jalan pendekat yang terus mengalami penurunan akibat pergeseran tanah.

Pemkab Bandung menyepakati jadwal pekerjaan setelah menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Bandung, pengelola jalan tol, serta sejumlah instansi terkait. Seluruh kendaraan harus menggunakan jalur alternatif selama proyek berlangsung.

Pemkab Bandung Mulai Pekerjaan Awal Agustus

Camat Bojongsoang Kankan Taufik Barnawan mengatakan Pemkab Bandung akan memulai pekerjaan fisik pada awal Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasil rapat menetapkan pekerjaan dimulai pada awal Agustus,” kata Kankan, Kamis (9/7/2026).

Pemkab Bandung menargetkan seluruh pekerjaan selesai dalam waktu sekitar 60 hari kalender. Pemerintah juga memilih menutup akses secara penuh agar pekerja dapat menyelesaikan proyek dengan aman dan lebih cepat.

“Kami harus menutup akses selama pekerjaan berlangsung karena faktor keselamatan,” ujarnya.

Tim Teknis Pastikan Struktur Jembatan Tetap Aman

Tim teknis telah memeriksa kondisi Overpass Bojongsoang sebelum proyek dimulai. Hasil pemeriksaan menunjukkan struktur utama jembatan masih kuat dan aman untuk digunakan.

Kankan menjelaskan retakan yang sempat ramai di media sosial hanya muncul pada bagian sayap jembatan. Retakan tersebut tidak memengaruhi kekuatan konstruksi utama sehingga pemerintah tidak perlu memperbaiki badan jembatan.

“Retaknya hanya berada di sayap jembatan. Struktur utamanya masih aman,” katanya.

Tim Pelaksana Fokus Memperbaiki Jalan Pendekat

Tim pelaksana akan memusatkan pekerjaan pada jalan pendekat menuju overpass. Pergeseran tanah selama beberapa tahun terakhir terus menurunkan badan jalan sehingga permukaannya berubah dan tanjakannya menjadi semakin curam.

Selain memperkuat fondasi jalan, tim juga akan mengurangi kemiringan tanjakan agar kendaraan dapat melintas dengan lebih aman.

Kankan menilai perubahan tersebut penting untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.

Pemkab Bandung Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan

Pemkab Bandung memprioritaskan aspek keselamatan dalam proyek tersebut. Kankan mengingatkan lokasi itu pernah menjadi tempat kecelakaan fatal ketika sebuah mobil kehilangan tenaga saat menanjak, kemudian mundur hingga menimbulkan korban jiwa.

Pengalaman tersebut mendorong pemerintah mempercepat perbaikan sebelum kondisi jalan semakin membahayakan pengguna.

Pemkab Bandung Siapkan Jalur Alternatif

Pemkab Bandung meminta masyarakat menyesuaikan rute perjalanan selama proyek berlangsung.

Pengendara dari arah Buah Batu menuju Bojongsoang dapat melewati Jalan Cikoneng menuju Kantor Kecamatan Bojongsoang atau memilih jalur Ciganitri yang terhubung ke kawasan Warung Bandrek.

Sementara itu, pengendara dari arah Gedebage menuju Bojongsoang dapat melintas melalui jalur Sapan.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat mengatur waktu perjalanan lebih awal untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan di ruas alternatif.

Retakan Overpass Sempat Menjadi Sorotan

Overpass Bojongsoang sebelumnya menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan retakan pada bagian sayap jembatan beredar luas di media sosial. Banyak warga mengaku baru mengetahui kondisi tersebut setelah video itu viral.

Meski demikian, hasil pemeriksaan menunjukkan retakan hanya muncul pada bagian nonstruktur. Karena itu, Pemkab Bandung memilih memfokuskan pekerjaan pada jalan pendekat yang terus bergeser agar akses penghubung antara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung menjadi lebih aman, lebih nyaman, dan lebih awet. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta
BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Investasi Rp1,3 Triliun Siapkan Jalur Khusus 21 Kilometer
DLH Jabar Temukan Indikasi Pencemaran Udara di Kawasan Tambang Citatah, Debu Lampaui Baku Mutu
Polda Jabar Matangkan Pengamanan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat
Persib Bandung Cari Pengganti Frans Putros, Igor Tolic: Bursa Transfer Masih Terbuka
Bandung Kembali Rawan Begal, Polisi Tingkatkan Patroli dan Kejar Pelaku Kejahatan Jalanan
Bandara Husein Resmi Berganti Nama, Bandung Siapkan Penerbangan ke 10 Destinasi
ASN Bandung Barat Jadi Tersangka Korupsi Hibah Rp1,5 Miliar, Pemkab Hentikan Gaji dan Nonaktifkan Jabatan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:00 WIB

BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Investasi Rp1,3 Triliun Siapkan Jalur Khusus 21 Kilometer

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00 WIB

DLH Jabar Temukan Indikasi Pencemaran Udara di Kawasan Tambang Citatah, Debu Lampaui Baku Mutu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:00 WIB

Polda Jabar Matangkan Pengamanan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Persib Bandung Cari Pengganti Frans Putros, Igor Tolic: Bursa Transfer Masih Terbuka

Berita Terbaru